Forgot Password Register

Badai Dahsyat Terjang India, 100 Orang Meregang Nyawa

Badai Dahsyat Terjang India, 100 Orang Meregang Nyawa Ilustrasi korban tewas. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Badai debu yang ganas menewaskan 100 orang dan melukai lebih dari 140 di India, Kamis (3/5/2018). Angin dengan kecepatan 130 kilometer (80 mil) per jam memporakporandakan Uttar Pradesh, Rajasthan dan Punjab.

Melansir AFP, badai debu merobohkan rumah-rumah lumpur, membunuh orang ketika mereka tidur. Dinding, pepohonan, dan tiang listrik semuanya diruntuhkan oleh angin yang diikuti oleh badai petir yang dahsyat.

Badai serupa membunuh ratusan orang setiap tahun di India, tetapi ini adalah beberapa yang paling parah dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga: Ucapan 'Delicious Wife' Ala Presiden Prancis untuk Istri PM Australia

Pemilik hotel resor di distrik Alwar Rajasthan, Shivam Lohia mengatakan, ia meninggalkan mobilnya di jalan berlari untuk menyelamatkan hidupnya.

"Saya belum pernah melihat badai dahsyat dalam setidaknya 25 tahun. Semua orang takut dan berlarian mencari perlindungan sementara pohon dan rumah hancur. Itu adalah mimpi buruk," kata Lohia.

Ada 65 kematian yang dikonfirmasi di Uttar Pradesh di utara, 33 di negara bagian gurun Rajasthan di barat, dan dua di Punjab.

Distrik Agra di Uttar Pradesh adalah salah satu yang terparah dengan lebih dari 40 orang tewas. Taj Mahal berada di kota Agra tetapi para pejabat mengatakan monumen itu lolos dari kerusakan. Tim penyelamat masih berusaha melakukan evaluasi di lokasi rumah yang roboh.

Baca juga: Mundur dari Kesepakatan Nuklir Iran, Bumerang untuk AS?

Bulan lalu, badai serupa menewaskan sedikitnya 15 orang di Uttar Pradesh dan menghancurkan dua menara di atas pintu masuk ke Taj Mahal.

Sebagian besar korban tewas ketika mereka tidur di rumah-rumah yang ditiban dinding, pohon dan tiang listrik.

"Kami dapat mengkonfirmasi setidaknya 65 kematian dari sekitar 40 dari 75 distrik negara bagian. Belum pernah terjadi sebelumnya dari badai seperti itu dalam 20 tahun terakhir," T.P. Gupta dari kantor komisi bantuan Uttar Pradesh.

Gupta mengatakan ada 43 kematian di distrik Agra. Lebih dari 150 ternak dan hewan lainnya juga dibunuh di seluruh negara bagian. "Ada perkiraan untuk lebih banyak badai dalam 48 jam ke depan di seluruh negara sehingga orang harus waspada," tambahnya.

Hemant Gera, kepala Departemen Penanggulangan Bencana dan Bantuan Rajasthan mengatakan layanan darurat sedang waspada dan orang-orang tidak boleh tidur di luar rumah.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More