Forgot Password Register

Bahaya! Ini Penyebab Kenapa Makin Banyak Millenials Kena Hipertensi

Bahaya! Ini Penyebab Kenapa Makin Banyak Millenials Kena Hipertensi Ilustrasi anak muda. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Hipertensi lebih dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang berusia lanjut. Namun nyatanya, banyak ditemukan kasus hipertensi pada anak muda dan anak kecil.

Sekitar 90-95 persen hipertensi di dunia termasuk jenis hipertensi primer, yaitu kondisi tekanan darah tinggi yang tidak jelas penyebabnya, tidak disebabkan atau dipengaruhi oleh kondisi medis apapun.

Sedangkan sisanya masuk dalam hipertensi sekunder, yakni hipertensi yang disebabkan oleh suatu kondisi medis tertentu yang menyerang fungsi ginjal, pembuluh darah, jantung, serta sistem endoktrin.

Melansir Hello Sehat, Sabtu (10/11/2018), sebagian kasus hipertensi anak muda tergolong ke dalam hipertensi primer. Meski belum diketahui jelas apa penyebab spesifiknya, hipertensi primer kemungkinan besar dipengaruhi oleh beberapa faktor ini.

Baca juga: Wajib Hati-hati, Ini Makanan Berbahaya untuk Penderita Hipertensi

Faktor genetik

Riwayat hipertensi turunan dalam keluarga dapat meningkatkan risiko hipertensi pada anak muda generasi berikutnya.

Pada anak-anak muda yang memiliki hipertensi tapi tidak ada masalah medis yang jadi pemicunya dan gaya hidupnya juga tidak berisiko, genetik adalah satu-satunya penyebab yang paling mungkin.

Kurang olahraga

Olahraga dapat membuat tubuh memproduksi hormon yang dapat melemaskan dinding pembuluh darah sehingga membantu menurunkan tensi.

Olahraga yang kurang ditambah dengan kelebiha  berat badan yang cenderung obesitas, akan semakin meningkatkan risiko terjadinya hipertensi pada usia muda.

Pola makan yang buruk

Kebiasaan anak muda saat ini makan makanan cepat saji yang tinggi garam meningkatkan kasus hipertensi secara global.

Asupan garam sodium berlebih dan berkelanjutan akan mempersempit pembuluh darah dan membuat tubuh menyimpan kelebihan berat air. dua faktor tersbut meningkatkan tekanan darah.

Baca juga: Urine Berkurang? Hati-hati Gejala Hipertensi

Share :
Komentar :

Terkait

Read More