Pantau Flash
Jepang Sepakat dengan Korea Selatan Soal Arbitrase WTO
Ginting Tantang Kento Momota di Final China Open 2019
Hasil Kualifikasi GP Aragon, Marquez Raih Pole Position
Didanai APBD DKI, Bekasi Siap Bangun Fasilitas Park and Ride
Walmart Resmi Keluarkan Kebijakan Stop Jual Rokok Elektrik

Bom dari Karung Tomat Meledak di Pasar Pakistan, 16 Orang Tewas

Bom dari Karung Tomat Meledak di Pasar Pakistan, 16 Orang Tewas Ledakan di sebuah pasar Pakistan. (Foto: Reuters/Naseer Ahmed)

Pantau.com - Bom meledak setelah sebelumnya disembunyikan di antara karung tomat di satu pasar Pakistan menewaskan sedikitnya 16 orang. Separuh dari mereka merupakan dari suku Hazara.

Tak kurang dari 30 orang cedera dalam ledakan di Kota Quetta tersebut di bagian barat-daya Pakistan, Ibu Kota Provinsi Baluchistan.

Serangan itu dilancarkan setelah ketenangan setidaknya satu tahun dalam serangan terhadap suku Hazara, walaupun ada peristiwa penembakan.

Baca juga: Kata Imran Khan, Perjanjian Damai India-Pakistan Terjadi Jika...

Ledakan tersebut terjadi di Hazar Ganji, pasar buah dan sayuran di pinggir Quetta. "Sejauh ini, saya memiliki konfirmasi mengenai 16 orang yang tewas, delapan dari masyarakat Hazara, tujuh lagi yang bekerja di sini dan satu orang dari Polisi Perbatasan," kata Abdul Razzaq Cheema, Wakil Inspektur Jenderal Polisi Quetta, kepada wartawan.

Bahan peledak itu disembunyikan di antara karung kentang, katanya. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab, Reuters melaporkan.

Masyarakat Hazara telah sering menjadi sasaran serangan oleh petempur Taliban dan IS dan kelompok gerilyawan lain di Pakistan dan Afghanistan. Pada 2013, tiga pemboman terpisah menewaskan lebih dari 200 orang di permukiman suku Hazara.

Baca juga: PM Pakistan Tuduh Partai Berkuasa di India sebagai Provokator Perang

Setelah serangkaian serangan, pasukan keamanan mulai mengawal bus orang Hazara ke pasar. Pada Jumat, tindakan serupa dilakukan tapi ledakan terjadi di dalam pasar.

Baluchistan menjadi pusat proyek Koridor Ekonomi Pakistan China dengan nilai 57 miliar dolar AS, hubungan angkutan dan energi yang direncanakan membentang dari China Barat ke Pelabuhan Gwadar jauh di wilayah Pakistan Selatan.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: