Pantau Flash
Terang-terangan Bappenas Minta Fesyen Tanah Air Saingi Uniqlo
Ganjar Minta ASN Jateng Penganut Paham Radikal Segera Mengundurkan Diri
Kena PHP Donald Trump, Huawei Putuskan PHK Karyawan di AS
PN Jaksel Tolak Gugatan Perdata Kasus Pelecehan Seksual di JIS
Produk Kertas RI Melenggang Bebas dari Bea Masuk Anti-Dumping Korsel

Cetak Sekarah dengan Libatkan Banyak Sineas Wanita, Festival Film Berlin Dukung Kesetaraan Gender

Cetak Sekarah dengan Libatkan Banyak Sineas Wanita, Festival Film Berlin Dukung Kesetaraan Gender Festival Film Berlin (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Festival Film Berlin berjanji mempromosikan kesetaraan gender, memulai langkah lewat menayangkan jumlah film sineas perempuan dalam kuantitas yang hampir sama dengan sineas laki-laki.

Baca juga: Film Kisah Hubungan Shia LaBeouf dan Ayahnya Mendapat Sambutan Positif di Festival Sundance

Dari 400 film yang tayang di Berlinale tahun ini, hampir setengahnya disutradarai perempuan, seperti dikutip dari Reuters.

"Kami masih punya banyak pekerjaan untuk mencapai kesetaraan gender," kata chief festival Dieter Kosslick, yang menandatangani perjanjian untuk mempromosikan lebih banyak perempuan di industri film.

Festival itu juga bertekad untuk melibatkan lebih banyak perempuan di kalangan dewan juri, penampil dan staff.

Dari 17 film yang berkompetisi untuk penghargaan Golden Bear, tujuh diantaranya disutradarai kaum Hawa.

"Dalam sejarah, kami belum pernah seperti ini, dan ini membuktikan inilah keputusan yang benar," kata Kosslick.

Gale Anne Hurd, produser film ternama seperti 'Terminator', 'Aliens' dan 'The Walking Dead' mengatakan perjanjian kesetaraan gender mengirimkan sinyal bahwa industri film butuh perubahan sehingga sutradara dan produser perempuan bukan lagi pengecualian.

Baca juga: 'Kembalilah dengan Tenang' Satu-satunya Perwakilan Indonesia di 'Clermont-Ferrand International Short Festival'

"Festival Berlin sebenarnya melakukan yang lebih baik ketimbang sebut saja Venice atau Cannes," kata Hurd, tamu istimewa tahun ini.

"Kadang kau harus membuat orang malu agar mereka melakukan hal yang benar. Saya tidak sepenuhnya percaya itu pilihan terbaik, itulah mengapa inisiatif ini mendorong orang-orang," katanya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: