Forgot Password Register

Headlines

Dari 113 Fintech Terdaftar, Baru 5 yang Kantongi Izin OJK

Dari 113 Fintech Terdaftar, Baru 5 yang Kantongi Izin OJK Asosiasl Fintech Pendanaan Bersama lndonesia (AFPI) (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Asosiasl Fintech Pendanaan Bersama lndonesia (AFPI) memberikan apresiasi atas izin (lisence) usaha Fintech Lending atau Pinjaman Online dari Otoritas Jasa Keuagan (OJK). Sebelumnya, satu fintech atas nama PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas) sudah lebih dahulu mengantongi izin.

Semetara ke-empat anggota AFPI yang baru mendapatkan izin usaha penyelenggara Fintech Lending dari OJK yakni PT lnvestree Radhika Java (Investree), PT Indo Fin Tek (Dompet Kilat), PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), dan PT Creative Mobile Adventure (KIMO). 

"Kami menjalankan proses pinjam meminjam ini tidak mudah, di lapangan banyak assess. Sehingga dua tahun lebih kami bisa buktikan bahwa dengan dukungan OJK dari anggota asosiasi bahwa industri ini bisa dipercaya," ujarnya kepada media di Virtual Office, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Tiba di Chili, Smartphone China dengan Teknologi Tinggi Dijual Murah

Perizinan dari OJK diperoleh berdasarkan Surat Keputusan OJK pada Rabu, 15 Me12019. Dengan demikian jumlah penyelenggara Fintech Lending yang berstatus berizin saat ini menjadi lima penyelenggara dengan Danamas sebagai pemegang status berizin yang pertama.

"Ke empat platform ini mencerminkan dari semua bisnis model kami terapkan. Inveatri bergerak di sektor produktif di sektor UKM, sudah mampu salurkan pendanaan UKM, ada juga sektor produktif lainnya yakni Amartha bergerak dikelompok kaum ibu-ibu," paparnya.

"Tak lupa ada platform Dompet Kilat bergerak dikonsumtif konsumer pinjaman cepat dan Kimo bergerak di ritel pulsa, ini mencerminkan bisnis modelnya," imbuhnya.

Baca juga: Takut Listrik Padam di Hari Lebaran? Ini Kata Kementerian ESDM

Kedepannya, Tumbur berharap para pelaku pinjaman online dapat menaati setiap aturan yang telah ditetapkan agar kepercayaan masyarakat maupun investor dapat terus terjaga.

"Kedepan, harapan kami di anggota kami juga bisa lebih yakin akan lebih taati semua yang ditetapkan bersama dan aturan OJK sehingga masyarakat mempercayai, tujuannya adalah meningkatkan financial melalui teknologi," pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data OJK, hingga kini terdapat 113 penyelenggara Fintech Lending yang berstatus terdaftar di OJK, dan lima (5) diantaranya sudah berstatus berizin. Untuk menjadi anggota AFPI, penyelenggara Fintech Lending harus sudah terdaftar di OJK. 


Share :
Komentar :

Terkait

Read More