Forgot Password Register

Dari Lensa Drone, Begini Penangkaran Ilegal Paus Beluga di Rusia

Dari Lensa Drone, Begini Penangkaran Ilegal Paus Beluga di Rusia Paus Beluga. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Lebih dari 100 ikan paus ditemukan di dalam sebuah kandang yang penuh sesak di Srednyaya Bay, Rusia. Paus malang tersebut diduga akan dijual ke China.

Melansir RT, Sabtu (10/11/2018), 90 paus Beluga dan 11 paus Orca yang ditangkap terlihat sangat menderita melalui sebuah rekaman dari drone.

Baca juga: Desakan Pemusnahan Hiu di Queensland Utara Mengalir Deras

Sulit untuk mengetahui berapa usia paus. Namun, Paus Orca biasanya tinggal bersama ibu mereka selama beberapa tahun dan dapat mengalami trauma ketika mereka terpisah.

“Mereka tertangkap pada tahun 2018, diduga untuk tujuan pendidikan dan budaya, tetapi sebenarnya ini adalah tentang perdagangan dengan keuntungan luar biasa. Anda bisa menghasilkan beberapa juta dolar dalam satu ikan paus pembunuh," kata Greenpeace kepada RIA Novosti.

Video lain yang mengkhawatirkan dari penjara paus misterius dekat Nakhodka di Timur Jauh Rusia menunjukkan seekor paus diangkut oleh derek dari satu tangki. Bahkan diyakini, paus itu akan segera dikirim ke China. Ada 60 taman laut di negara itu, dengan tambahan 36 pembukaan dalam dua tahun ke depan.

Baca juga: Nigeria Umumkan Status Darurat Krisis Air Nasional

Menjaga paus Orca di penangkaran dapat menyebabkan depresi dan perilaku repetitif yang mengganggu, seperti membenturkan kaca dan menghancurkan gigi mereka sendiri.

Untuk diketahui, harga ikan paus yang dijual ke China mencapai USD7 juta atau setara dengan Rp102,803,750,000.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More