Pantau Flash
Tekuk Chen Long, Anthony Ginting Tembus Final BWF World Tour Finals 2019
Industri Fintech Lending Diharapkan Makin Sehat Tahun Depan
Menteri Pendidikan Malaysia Apresiasi Langkah Nadiem yang Hapus UN
191.807 Personel TNI-Polri Dikerahkan dalam Operasi Lilin 2019
LIPI: Sampah Menumpuk Akibat Perilaku Masyarakat

Demo Depan Gedung DPRD Jabar Ricuh, Polisi Ditimpuki Batu dan Botol

Headline
Demo Depan Gedung DPRD Jabar Ricuh, Polisi Ditimpuki Batu dan Botol Aparat kepolisian ditimpuki batu dan botol oleh oknum demostrasi di Gedung DPRD Jawa Barat. (foto: Antara)

Pantau.com - Demonstrasi di depan gedung DPRD Jawa Barat disertai aksi pelemparan batu ke arah aparat kepolisian. Lemparan batu kurang lebih sebesar kepalan tangan itu diduga dilakukan oleh sejumlah oknum dari ribuan massa aksi demo saat mencoba untuk masuk ke Gedung DPRD.

Lemparan batu tersebut mengarah ke aparat kepolisian yang sudah bersiaga dengan menggunakan tameng. Selain batu, oknum massa juga melempari polisi dengan berbagai botol air mineral.

Sedangkan polisi yang menggunakan pengeras suara mengimbau agar massa tidak terpancing provokasi.

"Tolong adik-adik, dimohon jangan terpancing provokasi, mohon tetap tenang," kata polisi menggunakan pengeras suara.

Baca juga: Video Ribuan Mahasiswa Duduki Gedung DPRD Kota Tasikmalaya

Namun aksi pelemparan tersebut hanya berlangsung selama kurang lebih lima menit sekira pukul 15.30 WIB.

Atas aksi tersebut, polisi kini menambah pasukan Brimob yang dilengkapi tameng untuk membuat barikade yang panjang.

Aparat TNI AD juga sudah menambah pasukan pengamanan dengan dilengkapi tameng.

Beberapa saat kemudian kericuhan tak dapat dihindari. Saat massa berhasil merusak pagar halaman gedung. Massa akhirnya masuk dari arah belakang, sejumlah massa pun melemparkan batu ke halaman Gedung DPRD.

Polisi menyemprotkan air dari water canon serta menembakan gas air mata ke kerumunan massa.

Baca juga: Video Massa #BengawanMelawan Kepung Gedung DPRD Surakarta

Massa juga sempat menyalakan smoke bomb dan menembakan kembang api ke arah aparat Kepolisian.

Tak berlangsung lama, massa akhirnya berlarian menjauhi asap gas air mata.

Konsentrasi massa terpecah ke arah Jalan Aria Jipang dan arah Gedung Sate.

Hingga kini massa masih bertahan di depan Gedung Sate di hadapan barikade pertahanan yang dilakukan aparat Kepolisian.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: