Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Densus 88 Kembali Menangkap Seorang Terduga Teroris di Klaten

Densus 88 Kembali Menangkap Seorang Terduga Teroris di Klaten Densus 88 tangkap terduga teroris (Foto:Antara/Adeng Bustomi)

Pantau.com - Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris berinisial Y berusia 35 tahun di Dukuh Desan Wetan RT 5 RW 2 Desa Joton, Jogonalan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 14 Maret 2019 sekitar pukul 16.00 WIB.

"Dari Densus menghubungi kami untuk minta bantuan penangkapan," kata Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi di Klaten, Jumat, 15 Maret 2019.

Baca juga: Polisi Temukan Fenomena Baru Aksi Terorisme di Indonesia, Apa Itu?

Aries mengatakan penangkapan dilakukan di rumah terduga yang ditempati belum lama ini. Meski demikian, lanjut Aries, tidak ada barang bukti yang diamankan dalam penggeledahan dan identifikasi tersebut.

"Setelah menangkap, Densus membawa Y ke Mapolres Klaten untuk dilakukan pemeriksaan sementara," katanya.

Aries mengatakan saat penangkapan tidak ada perlawanan dari Y. Aries mengungkapkan petugas polisi juga tidak menemukan barang bukti apapun saat melakukan pemeriksaan pada badan terduga teroris.

"Selanjutnya, Y dibawa langsung ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut," jelasnya.

Sementara itu, Aries mengatakan Y baru menempati rumah tersebut sekitar 10 hari. Menurut informasi, dikatakannya, Y bekerja di sebuah perusahaan pembuat sepatu. Namun Aries enggan menyampaikan secara pasti lokasi pabrik tersebut.

Baca juga: Kapolda Sumut Pimpin Pemusnahan Sisa Bom Sibolga

Dengan adanya penangkapan ini, Aries meminta agar masyarakat lebih waspada dan ikut aktif dalam melakukan pengawasan di lingkungannya.

"Jika ada yang mencurigakan sebaiknya segera dilaporkan kepada pihak berwajib," katanya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: