Pantau Flash
Sulitnya Klaim Asuransi Masuk 10 Besar Keluhan Konsumen Indonesia
4 Bocah Jadi Tewas Akibat Kebakaran Rumah di Kota Batu
Bukan Erick Thohir, Gojek Justru Tarik Boy Thohir untuk Isi Kursi Komisaris
Kemenpora-PASI Saring Atlet Berprestasi di ASG untuk SEA Games
Kabar Buruk, PHK Pekerja Nissan Bertambah Hingga 10.000

Elizabeth Warren: saat Pilpres 2020, Trump Mungkin Sedang Meringkuk di Penjara

Headline
Elizabeth Warren: saat Pilpres 2020, Trump Mungkin Sedang Meringkuk di Penjara Senator Amerika Serikat Elizabeth Warren. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Senator Demokrat Elizabeth Warren dari Massachusetts, baru-baru ini mengumumkan bahwa ia mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan 2020. Menurutnya, Donald Trump mungkin berada di penjara pada saat pemilihan berlangsung.

Warren membuat pernyataan pada hari pertama kampanyenya saat berbicara kepada para pemilih di Cedar Rapids, Iowa.

"Pada saat kita mencapai tahun 2020, Donald Trump mungkin bahkan tidak menjadi Presiden. Bahkan, dia mungkin bahkan tidak menjadi orang bebas," katanya, dilansir dari Sputnik, Senin (11/2/22019).

Baca juga: Tantangan Terbuka Elizabeth Warren untuk Donald Trump di Pilpres 2020

"Kita akan menentukan arah bangsa kita, arah rakyat kita."

Dia juga menyudutkan Trump, dengan menyebut suami Melania itu sangat rasis, dan menyerukan para pendukungnya untuk mengabaikan setiap komentar presiden AS itu.

"Begini cara saya melihatnya: Donald Trump bukan satu-satunya masalah yang kita punya. Ya. Donald Trump adalah gejala dari sistem yang rusak parah. Jadi, pekerjaan kita ketika kita mulai memasuki pemilihan berikutnya bukan hanya untuk menanggapi setiap hari. Ini untuk berbicara tentang apa yang kita pahami rusak di negara ini, berbicara tentang apa yang perlu dilakukan untuk mengubahnya dan berbicara tentang bagaimana kita akan melakukan itu karena itu bukan hanya bagaimana kita menang, itu bagaimana kita buat perubahan yang perlu kita buat," papar Warren.

Baca juga: Ada-ada Saja! Pria Ini Gugat Orang Tua karena Melahirkan Dirinya

Untuk diketahui, Warren mendapat kecaman karena sebelumnya telah mengidentifikasi dirinya sebagai penduduk asli Amerika dan merilis tes DNA yang menunjukkan kemungkinan keturunan asli Amerika.

Tes DNA membuat beberapa suku Cherokee marah, kepada siapa Warren harus meminta maaf. Dia juga mengeluarkan permintaan maaf setelah terungkap bahwa dia mengidentifikasi dirinya sebagai "Indian Amerika" pada kartu pendaftarannya untuk State Bar of Texas.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: