Forgot Password Register

Endorse Pembesar Payudara, Awkarin Dikecam Anggota DPR

Karin Novilda (Foto: Instagram/@awkarin) Karin Novilda (Foto: Instagram/@awkarin)

Pantau.com - Selebgram kontroversial Karin Novilda atau Awkarin kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, postingannya di media sosial tentang obat pembesar payudara dan pengencang vagina.

Bahkan, tindakan Awarin sampai dikecam oleh Komisi XI DPR.

"Kita mengecam adanya selebgram yang melakukan endorsement produk yang mungkin dia sendiri belum tahu soal mutu dan kualitas produk tersebut," kata Wakil Ketua Komisi IX Saleh Daulay kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).

Baca juga: Tampil Lebih Dewasa, Netizen Sebut Prilly Latuconsina Mirip Awkarin

Komisi IX yang membawahi bidang kesehatan itu mendesak Awkarin mengklarifikasi endorsement tersebut.

"Apalagi sekarang ini kalau yang di-endorse adalah produk yang dianggap dokter sebagai produk yang ilegal. Karena itu kita mendesak Awkarin itu mencabut endorsement tersebut sekaligus memberikan klarifikasi terhadap masyarakat endorsement yang dilakukan itu. Apa yang dia dapat dari situ, siapa produsennya, kemudian bagaimana produk itu bisa masuk ke Indonesia, apa sudah melalui uji lab atau klinis," sebutnya.

Saleh menjelaskan obat-obatan atau yang tergolong dalam alat kesehatan tak bisa didistribusikan sembarangan. Ada rangkaian uji klinis yang harus dilewati produsen untuk memastikan obat atau alat tersebut layak pakai.

"Alat kesehatan kan tidak sembarangan harusnya, ada uji yang harus dilakukan produsennya. Nah ini kalau terbukti ilegal ya, harus ditarik dan selebgram tidak boleh meng-endorse produk seperti itu," jelas Saleh.

Baca juga: Disindir Awkarin, Lucinta Luna Minta Disediakan Puluhan Anjing Bulldog

Bukan kali ini saja Awkarin menjadi perhatian. Beberapa waktu lalu, wanita yang merajah beberapa bagian tubuhnya dengan tato ini juga pernah menjadi sorotan netizen karena hidungnya yang ditengarai telah dioperasi plastik.

Awkarin pun mengakui telah melakukan 'nose filler' agar membuat hidungnya terlihat lebih mancung.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More