Forgot Password Register

Gerindra Kutuk Keras Aksi Kerusuhan Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob

Ahmad Riza Patria (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi) Ahmad Riza Patria (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Gerindra mengutuk keras kasus kerusuhan yang terjadi di Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob, yang menewaskan lima anggota Polri dan satu narapidana. 

"Kita mengutuk keras napi-napi yang tidak manusiawi dalam melakukan pemberontakan," ujar Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, di Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (10/5/2018).

Baca juga: Kapolri Beberkan Skema Penanganan Kerusuhan Rutan di Mako Brimob

Riza menambahkan, dengan kejadian ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi Polri, untuk kedepannya lebih meningkatkan lagi sistem pengamanan di lingkungan tahanan. Dikhawatirkan kejadian seperti ini akan berulang di kemudian hari.

"Evaluasi tentu ada dan ini pasti akan dievaluasi oleh Polri, pemerintah, dan negara. Harus hati-hati agar tidak terjadi lagi di tempat-tempat lain," katanya. 

Riza menekankan semua harus menghormati mekanisme yang ada. Selain itu, memanusiakan para narapidana juga dirasa penting karena yang bersalah seharusnya dibina.

Baca juga: Polri Bantah ISIS Dalangi Kerusuhan di Mako Brimob

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Selasa, 8 Mei 2018. Sebanyak 155 narapidana melakukan aksi teror dengan menembaki sejumlah aparat yang tengah berjaga. 

Akibatnya, lima orang anggota kepolisian tewas pada kerusuhan tersebut, sementara empat lainnya mengalami luka-luka. Sedangkan dari pihak teroris, satu napi juga menjadi korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi selama 36 jam ini.

Sementara itu, saat ini kerusuhan sudah bisa diredam oleh pihak keamanan. Sebanyak 155 napi sisanya memutuskan untuk menyerah tanpa syarat kepada pihak kepolisian dan akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah. (Wila Wildayanti)

Share :
Komentar :

Terkait

Read More