Forgot Password Register

Hamas Ungkap Praktik Israel Rekrut Warga Palestina untuk Perperangan di Gaza

Hamas Ungkap Praktik Israel Rekrut Warga Palestina untuk Perperangan di Gaza Pejuang Hamas. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Belasan warga Palestina yang dikatakan telah direkrut oleh Israel, ditangkap oleh kepemimpinan Hamas di Gaza setelah misi rahasia IDF yang gagal di wilayah itu pada November, yang menyebabkan pertempuran sengit dan pertempuran yang tegang.

"Layanan keamanan dapat menangkap 45 agen setelah insiden keamanan di timur Khan Yunis November lalu dan mereka sedang diselidiki," kata Kemendagri Hamas Iyad al-Bozum dalam sebuah pernyataan, yang dilansir dari RT, Kamis (10/1/2018).

Namun, Iyad tidak menyebutkan apakah mereka yang ditahan memiliki peran langsung dalam propaganda di Jalur Gaza pada 11 November lalu.

Baca juga: Israel Tuntut Negara Arab dan Iran 250 Miliar Dolar, Kenapa?

Orang-orang yang ditangkap itu dilaporkan telah direkrut oleh Israel melalui telepon dan media sosial, serta pemerasan langsung. Untuk diketahui, Hamas telah berhasil menangkap banyak mata-mata Israel selama bertahun-tahun.

"Akan tetapi, Israel terus merekrut agen-agen Palestina untuk membantu mereka melakukan kejahatan terhadap rakyat kami," paparnya.

Misi IDF (tentara Israel) di Khan Yunis telah gagal, namun berhasil membunuh seorang komandan Hamas. Awalnya baku tembak antara tentara Israel dan pejuang Hamas langsung dengan cepat menjadi pertempuran lintas-perbatasan. Hal itu juga menjadi puncak serangan sejak 2014 lalu.

Baca juga: Otoritas Palestina Ditarik Mundur, Mesir Batasi Perlintasan di Jalur Rafah

Hamas dan Gerakan Jihad Islam di Palestina sendiri dikathui telah meluncurkan lebih dari 400 roket dan proyektil ke Israel selatan, dan merangsang Israel untuk menyerang 150 target di kantong Palestina.

Perselisihan dua hari yang menegangkan menyebabkan pengunduran diri Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman, yang menolak untuk menerima perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More