Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Muhaimin Iskandar Ungkap Alasan Indonesia Bergabung dengan Board of Peace untuk Dorong Bantuan Gaza dan Jaga Ekonomi Nasional

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Muhaimin Iskandar Ungkap Alasan Indonesia Bergabung dengan Board of Peace untuk Dorong Bantuan Gaza dan Jaga Ekonomi Nasional
Foto: Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (sumber: ANTARA/Fathur Rochman)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) bertujuan untuk mendorong bantuan kemanusiaan bagi Palestina agar dapat tersalurkan lebih tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin Iskandar di Jakarta pada Senin.

Ia menjelaskan bahwa langkah Indonesia bergabung dalam BoP merupakan bagian dari upaya diplomasi global yang dilakukan pemerintah untuk membuka berbagai jalur bantuan bagi Gaza.

Muhaimin mengungkapkan bahwa selama ini bantuan kemanusiaan yang dikirim ke Gaza sering mengalami hambatan dalam proses penyalurannya.

"BoP ataupun langkah-langkah diplomasi global yang dilakukan Presiden adalah langkah-langkah untuk memaksimalkan peran kita. Kalau bantuan kepada Gaza itu banyak terpotong atau terhambat, harus cari pintu-pintu untuk mendorong bantuan-bantuan itu bisa tepat sasaran dan bisa masuk. Tidak hanya mengandalkan bantuan yang diterjunkan dari pesawat, tapi bisa lebih leluasa untuk masuk ke Gaza," ungkapnya.

Upaya Diplomasi untuk Mempermudah Bantuan ke Gaza

Muhaimin menuturkan pemerintah terus membuka berbagai jalur diplomasi agar bantuan kemanusiaan dapat masuk ke Gaza secara lebih leluasa.

Ia menyebut berbagai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara juga merupakan bagian dari upaya diplomasi untuk memperjuangkan bantuan bagi Palestina.

Kunjungan tersebut dilakukan melalui berbagai pertemuan bilateral maupun multilateral dengan sejumlah negara.

"BOP, (pertemuan) bilateral, multilateral, kunjungan Presiden ke berbagai negara, pulang dari New York, mampir ke berbagai negara adalah (untuk) membuka pintu seluas-luasnya untuk bantuan kita masuk ke Gaza dan Palestina pada umumnya. Karena ada indikasi bantuan yang kita bawa itu tidak sampai 30 persen yang sampai, yang lain terhambat," kata Muhaimin Iskandar.

Ia menyebut terdapat indikasi bahwa bantuan yang dibawa Indonesia ke Gaza tidak seluruhnya sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, jumlah bantuan yang benar-benar sampai ke Gaza diperkirakan kurang dari 30 persen karena berbagai hambatan dalam distribusi.

Menjaga Kepentingan Ekonomi Nasional

Selain untuk memperlancar bantuan kemanusiaan, Muhaimin mengatakan keanggotaan Indonesia dalam BoP juga berkaitan dengan upaya menjaga kekuatan ekonomi nasional.

Ia menegaskan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah diplomasi yang diambil pemerintah.

"Untuk menjaga kekuatan ekonomi nasional. Nomor satu adalah kepentingan nasional, sehingga industri kita tetap jalan, ekspor kita ke Amerika tetap surplus," kata Muhaimin Iskandar.

Muhaimin juga meminta masyarakat tidak memperdebatkan keputusan Indonesia bergabung dalam forum internasional tersebut.

Ia menilai berbagai kebijakan strategis dalam diplomasi internasional memiliki tujuan tertentu yang tidak seluruhnya dapat dijelaskan secara terbuka kepada publik.

"Sehingga jangan meributkan hal-hal yang strategis, karena itu semua ada tujuannya. Di dalam tujuan pelaksanaan diplomasi itu, karena tidak semua hal bisa disampaikan oleh Presiden. Tapi yang ingin saya sampaikan adalah agar produksi industri kita aman, agar kepentingan ekonomi nasional kita aman, agar kita bisa tetap membantu Gaza dan Palestina dengan lebih banyak lagi. Itulah yang kita lakukan," kata Muhaimin Iskandar.

Penulis :
Arian Mesa