Pantau Flash
Kevin/Marcus Tantang Hendra/Ahsan di Final Indonesia Open 2019
Hendra/Ahsan Melangkah ke Final Indonesia Open 2019
Polisi Kembangkan Kasus Sabu Nunung hingga Luar Kota
Kongres Luar Biasa PSSI Digelar di Ancol 27 Juli 2019
Duterte Sebut HAM PBB Bodoh

Ini Alasan Polisi Melakukan Penahanan Terhadap Eggi Sudjana

Ini Alasan Polisi Melakukan Penahanan Terhadap Eggi Sudjana Eggi Sudjana hadiri pemeriksaan (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.comTersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana, telah mendekam di sel tahanan Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan salah satu alasan atau pertimbangan dari penyidik untuk melakukan penahanan adalah agar Eggi tak menghilangkan barang bukti. 

"Pertimbangannya adalah subjektivitas penyidik jangan sampai yang bersangkutan (Eggi Sudjana) mengulangi perbuatannya, melarikan diri, dan menghilangkan barang bukti," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Tersangka Dugaan Makar Eggi Sudjana Resmi Ditahan 20 Hari ke Depan

Selain itu, soal keengganan Eggi Sudjana mendatangi surat perintah penahanan, Argo menyebut bahwa salah satu anggota tim advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu tengah menunggu pengajuan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Yang bersangkutan sedang mengajukan praperadilan," kata Argo.

Sebelumnya, Eggi Sudjana ditangkap penyidik Polda Metro Jaya usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan makar atas seruan people power dengan status sebagai tersangka.

Penangkapan terhadap Eggi Sudjana berdasarkan surat penangkapan dengan nomor register B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum. Selain itu, Eggi Sudjana ditahan dalam kurun waktu 1x24 jam sejak dikeluarkannya surat penangkapan tersebut. 

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Eggi Sudjana sebagai Korban Politik

Kasus Eggi Sudjana bermula saat adanya perlaporan ke Bareskrim Polri yang dilakukan oleh Supriyanto, yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac), ke Bareskrim Polri pada Jumat, 19 April 2019.

Laporan Supriyanto telah teregistrasi dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: