Pantau Flash
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Ini Data Asal Wisatawan Mancanegara Terbanyak hingga April 2019

Ini Data Asal Wisatawan Mancanegara Terbanyak hingga April 2019 Wisatawan Mancanegara mengunjungi Bali (Foto: Antara)

Pantau.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada April 2019 mencapai 1,30 juta kunjungan, mengalami kenaikan sebesar 0,11 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada April 2018 yang berjumlah 1,30 juta kunjungan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan Maret 2019, jumlah kunjungan wisman April 2019 mengalami penurunan sebesar 2,74 persen.

"Secara yoy jumlah wisman yang 1,3 juta ini masih lebih tinggi 0,11persen dibandingkan April 2018. Kembali kita berharap ke depannya jumlah wisman ini akan meningkat kalau dilihat pattern tahun-tahun sebelumnya sehingga bisa mendatangkan devisa yang bermanfaat untuk seluruh lapisan masyarakat," ujar Kepala BPS, Suhariyanto ujarnya saat jumpa pers di Gedung 3, BPS, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (10/6/2019). 

Baca juga: Inflasi Mei 2019 Naik 0,68 Persen, Lebih Tinggi dari Mei 2018 dan 2017

Menurut kebangsaannya, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari negara Malaysia sebanyak 256,3 ribu kunjungan (19,66 persen), Tiongkok 171,6 ribu kunjungan (13,16 persen), Singapura 150,0 ribu kunjungan (11,50 persen), Timor Leste 106,2 ribu kunjungan (8,15 persen), dan Australia 102,0 ribu kunjungan (7,82 persen). 

"Pada April 2019 ini wisman yang utama berasal dari Malaysia meningkat, Tiongkok meski wisman dari Tiongkok di April ini menurun sedikit tentunya berbagai alasan yang terjadi di China sana. Dimana pemerintah China sedang menggalakkan domestic tourism di sana," katanya.

"Kemudian Singapura yang juga mengalami peningkatan. Sebaliknya di Timor Leste mengalami penurunan," imbuhnya.

Baca juga: Nyaris Tutup karena Utang, Spesimen Emas Terbesar Justru Ditemukan

Berdasarkan wilayah, wisman yang datang dari wilayah ASEAN memiliki persentase kenaikan paling tinggi, yaitu sebesar 16,77 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan wilayah Timur Tengah memiliki persentase penurunan paling besar, yaitu sebesar 13,22 persen.

"Berdasarkan wilayah, jumlah wisman dari Asia meningkat 16,77 persen demikian juga AS, Afrika dan Eropa. Sementara dari Asia kecuali ASEAN mengalami penurunan, dari timur tengah juga karena pengaruh musiman," tuturnya.

Sehingga, secara kumulatif (Januari-April 2019), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 5,12 juta kunjungan atau naik 3,22 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 yang berjumlah 4,96 juta kunjungan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: