Forgot Password Register

Headlines

Ini Materi Pemeriksaan Polisi Terhadap Rian Ernest Terkait Laporan Terhadap Fadli Zon

Ini Materi Pemeriksaan Polisi Terhadap Rian Ernest Terkait Laporan Terhadap Fadli Zon Rian Ernest (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Usai menjalani pemeriksaan terkait pelaporan terhadap Fadli Zon soal ciutannya di media sosial, Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest menyebut polisi akan memanggil beberapa rekannya yang juga mengetahui kasus itu.

"Mungkin teman-teman penyidik akan memanggil beberap orang yang mengetahui hal itu. Misalnya Tsamara Amany Alatas, dan Guntur Romli dipanggil," ungkap Ernest di Bareskrim Tipidsiber, Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Sambangi Bareskrim, Politisi PSI Polisikan Fadli Zon

Sayangnya, Ernest tak menjelaskan secara rinci terkait pemanggilan itu, ia hanya menyebut bahwa kasus ciutan yang dianggap telah merugikan beberapa pihak masih dalam tahap penyelidikan.

Selain itu, Ernest mengatakan bahwa pemeriksaan yang baru dilaluinya itu hanyalah perbincangan informal yang membahas beberapa hal. Ia mengaku mendapat beberapa pertanyaan dari penyidik terkait laporannya.

"Saya dikasih pertanyaan belasan dan diminta untuk menjelaskan secara detail, saya tau peristiwa postingan itu kapan dan kenapa menurut Rian harus dilaporkan," jelas Ernest.

Baca juga: Kader PSI Sambangi Bareskrim Polri Soal Nyanyian ‘Potong Bebek Angsa’ Fadli Zon 

Lebih lanjut, Ernest mengatakan bahwa usai pemeriksaan itu dirinya diminta oleh penyidik untuk menandatangani beberapa dokumen pemeriksaan.

"Jadi tadi saya tanda tangan dua rangkap dokumen kalau tidak salah judulnya itu berita acara wawancara, dua duanya dipegang oleh rekan penyidik ," papar Ernest.

Sebelumnya, Rian Ernest melaporkan Fadli Zon terkait cuitannya di media sosial. Fadli mengunggah video lagu 'Potong Bebek Angsa PKI' di akun Twitternya. Namun, beberapa kata dalam lirik itu diganti lirik berisi kritikan untuk pemerintah.  Polisi telah diterima dengan nomor laporan LP/B/1189/IX/2018/BARESKRIM tanggal 25 September 2018.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More