Forgot Password Register

Kampanye di Depok, Jokowi Singgung Hoax PKI dan Larangan Azan

Kampanye di Depok, Jokowi Singgung Hoax PKI dan Larangan Azan Kampanye Jokowi di Depok (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

Pantau.com - Capres petahana Joko Widodo mengungkit isu hoax dirinya disebut keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) saat berkampanye di Depok, Jawa Barat. Mantan Wali Kota Solo itu membantah isu bohong itu dan menyebut pihak yang menyebarkan hoax tidak berpikir. 

"PKI itu dibubarkan tahun 65/66. Saya lahir tahun 61, umur saya baru empat tahun. Saya masih balita, apa ada PKI balita? Itu yang harus kita pikir. Cak Lontong bilang 'mikir, mikir, mikir'. Itu yang mau fitnah itu enggak mikir. Enggak mikir," kata Jokowi saat orasi di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019). 

Baca juga: Target Suara 55 Persen di Depok? Jokowi: Insya Allah Dapat!

Jokowi juga menyadari isu PKI itu juga hingga ke bapak bahkan kakek dan neneknya. Ia justru menyuruh agar isu tersebut dicek langsung ke Solo, tempat keluarga besarnya.

"Zaman keterbukaan seperti ini kok masa ada yang bisa ditutupi. Saya sampaikan kakek nenek saya muslim, ibu bapak saya muslim, keluarga besar saya semua muslim. Jangan difitnah-fitnah antek PKI," tegasnya.

Baca juga: Begini Tanggapan Jokowi Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Selain itu, Jokowi juga membahas isu terkait larangan azan dan perkawinan sejenis jika dirinya bersama Ma'ruf Amin menang pilpres 2019. Menurut Jokowi, isu itu juga banyak tersebar di Depok. 

"Wong cawapresnya aja ketua MUI, logikanya itu loh. Mikir. Masa buat fitnah seperti itu begitu mudahnya. Ada lagi kalau Jokowi menang akan diperbolehkan perkawinan sejenis. Ada-ada aja. Hati-hati. Dari survei terakhir 9 juta orang percaya isu itu. Oleh sebab itu kalau ada rekan kawan terpengaruh isu itu segera diberikan penjelasan," tuturnya. 


Share :
Komentar :

Terkait

Read More