Forgot Password Register

KPK Klaim Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Tumbuh Pesat

KPK Klaim Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Tumbuh Pesat Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengklaim Corruption Perseption Index (CPI) atau Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia mengalami pertumbuhan paling pesat di dunia sejak tahun 1998. Selama 20 tahun, skor IPK Indonesia naik sebanyak 17. 

"Kita saksikan CPI Indonesia mengalami pertumbuhan paling tinggi di dunia. Jadi Indonesia mencapai 17 skor. Vietnam 10, Argentina 9, Nigeria 8, Thailand 7, China yang kabarnya menerapkan hukuman mati (untuk koruptor) pun naiknya hanya 6," kata Agus dalam sambutannya di acara Hari Antikorupsi Sedunia di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018). 

Baca juga: Presiden Jokowi: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Membaik, Bukan Stadium 4

Agus mengatakan pada tahun 1998 skor CPI Indonesia hanya 20. Angka itu membuat Indonesia sebagai negara dengan skor CPI terendah se-Asia Tenggara. Namun berdasarkan rilis terakhir dari transparansi internasional, skor CPI Indonesia sejak 2016 hingga saat ini telah 37. 

Diakui Agus, peningkatan 17 skor itu memang belum ideal. Tetapi jika dibandingkan dengan beberapa negara lain, pertumbuhan CPI Indonesia yang paling signifikan. 

Baca juga: Alpha: Koruptor Sebaiknya Dihukum Mati

"Malaysia dulu tahun 98, (skor CPI) sudah 53 justru turun jadi 48. Filipina (tahun 1999) mencapai 36 sekarang malah jadi 34. Kemudian Thailand yang sebelumnya pernah mencapai 30, tahun lalu sebenarnya pernah kita salip, tapi tahun 2017 sudah menyamai kita," papar Agus. 

"Indonesia perlu kita hargai. Ini adalah kerja keras dari pemerintah sebelumnya. Dari zaman pak Habibie, Gus Dur, Bu Mega, Pak SBY, hingga Pak Jokowi hari ini," ucapnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More