Forgot Password Register

KPK Tetapkan Ketua DPRD Tulungagung Tersangka Suap dan Gratifikasi

KPK Tetapkan Ketua DPRD Tulungagung Tersangka Suap dan Gratifikasi Gedung KPK (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung periode 2014-2019 Supriyono (SPR) sebagai tersangka. Lembaga antirasuah itu menduga Supriyono terlibat dalam perkara dugaan korupsi terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. 

"Tersangka SPR diduga menerima uang setidak-tidaknya sebesar Rp4.880.000.000 selama perode 2015-2018 dari Bupati Tulung Agung Periode 2013-2018 terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Baca juga: KPK Tahan Bupati Jepara Terkait Kasus Suap Hakim PN Semarang

Atas dugaan tersebut, Supriyono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah duubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tundak Pldana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. 

Febri mengatakan kasus tersebut merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK pada Rabu, 6 Juni 2018. Saat itu, KPK menangkap Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 2,5 miliar.

Baca juga: Ketua DPR Sepakat Pemerintah Segera Bentuk Pansel Capim KPK

Dari operasi tangkap tangan tersebut, KPK kemudian menetapkan 6 orang tersangka, yaitu tiga orang tersangka untuk perkara Tulungagung dan tiga tersangka untuk perkara di Blitar. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More