Pantau Flash
Kalahkan Chelsea di Stamford Bridge, Liverpool Kokoh di Puncak Klasmen
Hasil Balap F1 GP Singapura: Vettel Juara, Hamilton Tak Dapat Podium
Marc Marquez Juara GP Aragon, Gelar Keenam Semakin Dekat
Kalahkan Hendra/Ahsan, Kevin/Marcus Juara China Open 2019
Kalah dari Momota, Ginting Gagal Pertahankan Gelar China Open

Ketua DPR Sepakat Pemerintah Segera Bentuk Pansel Capim KPK

Ketua DPR Sepakat Pemerintah Segera Bentuk Pansel Capim KPK Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Pantau.com/ Bagsakara Isdiansyah)

Pantau.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku sepakat mendorong pemerintah segera membentuk panitia seleksi (pansel) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru. Diketahui memang kepemimpinan Agus Rahardjo dkk di KPK akan berakhir pada tahun ini.

"Menurut saya memang momentumnya sudah tepat apa yang disampaikan Indonesia Corruption Watch (ICW) dan kami parlemen mendukung jika presiden segera membentuk pansel yang dimaksud agar penyaringan bisa lebih teliti sehingga menghasilkan 10 nama yang berkualitas untuk nanti dipilih 5 oleh DPR," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Ternyata, Ada Janji dari Pimpinan KPK pada Presiden Jokowi

Terkait komposisi anggota Pansel, Bamsoet enggan muluk-muluk mengajukan saran kepada pemerintah. Baginya yang terpenting anggota Pansel itu nantinya merupakan orang-orang yang berintegritas.

"Yang penting adalah mereka yang memiliki integritas dan kemampuan melihat atau memilih calon-calon pimpinan KPK yang baik. Tentu kita harapkan pimpinan KPK ke depan benar-benar menguasi masalah-masalah hukum, etika, dan memiliki track record yang baik dan jelas," ungkapnya.

Sementara ketika ditanya pendapatnya terkait kinerja KPK saat selama ini, Bamsoet mengatakan sudah bekerja dengan bagus. politisi Golkar ini mengatakan semua kepemimpinan punya sisi positif dan negatifnya.

"Kalaupun masih ada riak-riak itu menjadi tugas beliau-beliau dalam menyelesaikan akhir tugasnya nanti. Menurut saya dulu juga banyak riak-riak dalam, dulu juga banyak yang belum selesai kasus-kasusnya dilanjutkan dengan pimpinan pak Agus dan kawan-kawan," tuturnya.

"Dan bisa jadi riak-riak ini lahir dari pada tumbuh dari pada apa yang kepimimpinan yang lalu terjadi, jadi tidak bisa dinilai secara sekarang tapi juga harus secara keseluruhan," tandasnya.

Baca juga: Internal KPK Gaduh, Pelanggaran Etik Novel dan Firli Disorot IPW

Sebelumnya diberitakan, terkait pembentukan pansel calon pimpinan KPK diutarakan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). ICW menyampaikan pandangan jika fit and proper test dilakukan oleh anggota DPR yang baru.

"Kalau seandainya DPR baru sudah dilantik maka itu akan membutuhkan waktu 2 sampai 3 bulan ke depan karena biasanya anggota DPR yang baru disibukkan dengan pemilihan Ketua DPR," ucap peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Kurnia Ramadhana di kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu, 12 Mei 2019.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: