Pantau Flash
Kabar Baik Nih, Wilayah Sumatera dan Kalimantan Bakal Diguyur Hujan!
Resmi! Timnas U-16 Indonesia Jadi Wakil Tunggal di Piala Asia U-16 2020
Total Sudah 9 Terduga Teroris Cilincing dan Tambun Diringkus Polisi
Rommy Bantah Bisa Intervensi Menteri Lukman Angkat Pejabat Kemenag
Malindo Air: Kebocoran Data Disebabkan Mantan Staf Perusahaan Kontraktor

KPU: Hasil Pemilu Masih Perolehan Suara, Bukan Penetapan Pemenang

Headline
KPU: Hasil Pemilu Masih Perolehan Suara, Bukan Penetapan Pemenang Ketua KPU Arief Budiman (kedua kanan) bersama Ketua Bawaslu Abhan (kedua kiri) berjabat tangan dengan perwakilan saksi TKN 01 dan BPN 02 seusai mengikuti rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional dan penetapan hasil Pemilihan Umum t

Pantau.com - Hasil pemilu yang telah dihimpun dari rekapitulasi nasional hingga Selasa dini hari masih berupa perolehan suara belum sampai penetapan calon terpilih, hal itu disampaikan anggota KPU Hasyim Asy'ari.

"Dalam hal Pilpres belum ditetapkan calon terpilih, yang sudah ditetapkan adalah perolehan suara paslon," kata dia di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Dia mengatakan hasil pemilu yang dapat digugat ke Mahkamah Konstitusional adalah perolehan suara yang potensial mempengaruhi perolehan kursi atau calon terpilih.

Baca juga: KPU Tetapkan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih pada 24 Mei, Jika...

Masa pendaftaran gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusional (MK) adalah 3x24 jam terhitung sejak 21 Mei 2019 pukul 01.46 WIB.

Dia mengatakan bila dalam jangka waktu 3x24 jam tersebut tidak ada pasangan calon yang menggugat ke MK maka KPU dapat segera mengumumkan calon terpilih.

"KPU akan meminta atau mendapat konfirmasi dari MK tentang tidak adanya gugatan PHPU Pilpres. Setelah mendapat konfirmasi dari MK, kemudian KPU melangkah ke tahapan berikutnya yaitu penetapan hasil pemilu berupa penetapan paslon terpilih dengan SK KPU," kata dia.

Baca juga: Rekapitulasi Nasional Rampung, Ini 21 Provinsi yang Dimenangi Jokowi-Ma'ruf

Jika ada gugatan PHPU Pilpres ke MK, maka KPU akan mengikuti proses pemeriksaan dan persidangan MK.

"Begitu tuntas persidangan akan diterbitkan Putusan MK yg bersifat final dan mengikat atau inkracht. Setelah itu KPU melangkah ke tahap berikutnya yaitu penetapan hasil pemilu berupa penetapan paslon terpilih dengan SK KPU," kata dia.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: