Pantau Flash
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka
Polri Klaim Situasi Papua Barat Kondusif
Kapolda: Kamtibmas Papua Sudah Kondusif dan Aman
Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur
Trump Serang Ford Karena Tak Mendukung Efisiensi Bahan Bakar

Kubu Jokowi Nilai Hoax Surat Suara Bertujuan Agar Publik Tak Percaya Pemilu

Kubu Jokowi Nilai Hoax Surat Suara Bertujuan Agar Publik Tak Percaya Pemilu Berita hoax (Ilustrasi: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai ada skenario untuk membuat publik tidak percaya dengan Pemilu 2019. Hal tersebut menyusul dengan munculnya hoax adanya surat suara yang sudah tercoblos di dalam 7 kontainer di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Penyebaran berita bohong ini semakin menunjukkan penggunaan skenario penciptaan kondisi ketidakpercayaan pada lembaga penyelenggara pemilu dengan cara-cara tidak beradab, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan politik," ujar Ace Hasan Syadzily kepada Pantau.com, Kamis (3/1/2019).

Baca juga: Andi Arief Dituding Sebar Hoax Soal Surat Suara Tercoblos, Demokrat Pasang Badan

Menurutnya, tujuan dibuatnya skenario tersebut yakni untuk mengesankan seolah-olah hasil pemilu curang. Ia menilai ini sangat berbahaya jika terjadi pada pendukung paslon yang tidak siap kalah dalam pertarungan demokrasi.

"Ini paralel dengan rangkaian skenario yang coba dimainkan mulai dari mengangkat soal e-KTP yang dimusnahkan, pemilih hantu, sampai soal surat suara yang didatangkan dari Cina. Cara-cara seperti ini harus dihentikan," ungkapnya.

Baca juga: KPU Laporkan Penyebar Hoax, Kabareskrim: Tidak Boleh Sembarangan Nuduh

Sekadar informasi sebelumnya pada Rabu malam, 2 Januari 2018, KPU dan Bawaslu disibukkan dengan adanya kabar yang menyebut 7 kontainer berisi surat suara sudah tercoblos yang nantinya akan ditukar sebelum perhitungan suara.

Dari adanya kabar tersebut KPU dan Bawaslu tak menemukan sedikit pun seperti apa yang sudah disebutkan. Kedua pihak pun meminta kepolisian untuk turun tangan menangani adanya kabar bohong terdebut.


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: