Pantau Flash
Gempa 7,4 Guncang Maluku, Berpotensi Tsunami
Jokowi kepada Seluruh Kementerian: Belanjakan DIPA 2020 Secepat-cepatnya
Timnas U-22 Indonesia Terancam Tanpa Pemain Senior di SEA Games 2019
YLKI Desak Anies Baswedan Atur Keberadaan Otopet Listrik
Puan: Brimob Harus Makin Galak dengan Terorisme!

Kursi Valverde di Barca Goyang, Xavi Siap Jadi Pengganti

Kursi Valverde di Barca Goyang, Xavi Siap Jadi Pengganti Ernesto Valverde menunduk lesu ketika timnya kalah melawan Granada. (Foto: Daily Mail)

Pantau.com - Gelandang legendaris Barcelona, Xavi Hernandez, merasa mampu menerima tantangan melatih mantan rekan setimnya seperti Lionel Messi, Luis Suarez dan Sergio Busquet. Mengingat, pelatih Barca saat ini, Ernesto Valverde sedang berada di bawah tekanan.

Seperti diketahui, pada komeptisi La Liga kemarin, Barcelona tunduk dari Granada dengan skor 2-0. Ini merupakan awal musim paling buruk sejak 1994-95 karena El Barca berada di posisi delapan klasemen sementara.

Muncul kabar kalau posisi Valverde tak aman, hingga nama Xavi muncul sebagai kandidat. Pria berpaspor Spanyol itu pun yakin bisa membesut Barcelona dan membawa klub ke arah yang lebih baik.

Baca juga: Hasil Pertandingan La Liga Semalam, Barcelona Tumbang di Granada

Maklum saja, Xavi telah memenangkan tiga pertandingan pertamanya sebagai pelatih klub Qatar, Al-Sadd dan mampu membawa mereka mencapai semi-final Liga Champions Asia. Kemajuannya telah memicu spekulasi bahwa ia bisa menjadi kandidat pelatih klub Katalunya itu.

"Saya tidak tahu apakah itu akan menjadi jembatan saya ke Barca. Satu-satunya hal yang saya pikirkan sekarang adalah melatih dengan baik di sini (di Qatar), memenangkan gelar dan membuat kesalahan dalam beberapa aspek untuk diambil pelajaran," kata Xavi kepada media Spanyol Ara yang dilansir dari Daily Mail.

"Tidak akan menjadi masalah (untuk melatih mantan rekan setim). Saya tahu seperti apa Leo, dan Luis (Suarez), Sergio Busquets, Jordi (Alba), (Gerard) Pique atau Sergi (Roberto),"tambahnya.

Xavi Hernandez. (Foto: AFP)

Pelatih berusia 39 tahun tersebut juga menyebut bahwa masalah Barcelona terletak di lini tengah mereka. Menurutnya pemain-pemain di tengah tidak terlalu berusaha bertahan, jadi Barcelona akan mendapatkan kesulitan saat mundur.

"Saya tahu bagaimana mereka berlatih, kapasitas kepemimpinan mereka, saya bisa tahu apakah mereka sedih atau marah. Saya berharap sebagai pelatih saya bisa memiliki tiga, lima, delapan atau 10 pemain yang sudah saya kenal dan memiliki hubungan yang baik," jabarnya.

"Messi adalah pemain yang, bila Anda bisa meyakinkannya, ia bahkan bisa menjadi pemain bertahan yang brilian. Ia memiliki kecepatan fisik dan mental. Ia memiliki segalanya. Pelatih sangat penting, tetapi tanpa pemain tidak ada yang bisa dilakukan," tukasnya.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: