Pantau Flash
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka
Polri Klaim Situasi Papua Barat Kondusif
Kapolda: Kamtibmas Papua Sudah Kondusif dan Aman
Ibu Kota Indonesia Pindah ke Kalimantan Timur

Mantap! Rupiah Rp13.932 per Dolar AS, Efek Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo?

Mantap! Rupiah Rp13.932 per Dolar AS, Efek Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo? Kurs rupiah Senin, 15 Juli 2019

Pantau.com - Pasca rekonsiliasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Sabtu (13 Juli 2019) rupanya menunjukkan nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar-bank di Jakarta pada awal pekan menembus level di bawah Rp14.000. Hingga siang ini, rupiah tembus diangka Rp13.932 per dolar AS

Apakah ini akibat rekonsiliasi efek? Ekonom Indef, Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, sikap Jokowi-Prabowo bisa membawa stabilitas politik dalam 5 tahun kedepan.

Baca juga: Hari Pajak, Ayo! Nostalgia Pajak Kepemilikan TV yang Hits di Era 90-an

Tak hanya rupiah, menurutnya pertemuan keduanya bernilai positif dengan neraca perdagangan.

"Kemudian ada harapan rilis neraca dagang BPS hari ini surplus. Dari faktor eksternal, dollar index dalam sepekan terakhir turun 0,5 persen karena investor melepas kepemilikan aset berdenominasi dolar menyusul sinyal Fed akan pangkas bunga acuan," katanya saat dihubungi Pantau.com.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo Adalah Wujud Persatuan

Ia juga menilai saat ini Pemerintah RI seharusnya juga fokus kepada data perekomina China yang menunjukan pelemahan pertumbuhan ekonomi dikuartal II menjadi 6,2 persen lebih rendah dari kuartal I. 

"Artinya resiko perang dagang masih menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi China. Imbasnya bisa ke permintaan bahan baku dari Indonesia yang merosot," tegasnya.


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: