Forgot Password Register

Menhub: Pelaku Candaan Bom di Pesawat Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Instagram / budikaryas) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Instagram / budikaryas)

Pantau.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut candaan pria yang berteriak bom di kabin pesawat Lion Air yang akan lepas landas Senin, 28 Mei 2018 kemarin, adalah sebuah ancaman keamanan.

"Kementerian Perhubungan akan menindak pelaku yang memberikan informasi palsu tentang bom. Ini merupakan ancaman terhadap keamanan dan keselamatan bagi kita semua. Pelaku candaan bom akan kami tuntut secara hukum," ujar Budi dalam siaran Persnya, Selasa (29/5/2018).

Baca juga: Polisi Dalami Motif Pelaku yang Teriak Bom di Pesawat Lion Air

Budi mengatakan, pelaku akan terancam kurungan berat 8 tahun penjara, berdasarkan UU No.1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan Pasal 437 ayat (1) yang menyebut penyampaian informasi palsu (bom) yang membahayakan keselamatan penerbangan hingga mengakibatkan kecelakaan atau kerugian harta benda.

"Saya minta PPNS (Penyedia Pegawai Negeri Sipil) dapat bekerja sama dengan Kepolisian untuk menindaklanjuti beberapa kejadian terkait adanya informasi bom di bandara dan memprosesnya secara hukum. Kejadian ini tentunya mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, setidak-tidaknya tertundanya jadwal penerbangan," ujar Menhub.

Baca juga: Bergurau Bawa Bom di Pesawat Lion Air, Puluhan Penumpang Berhamburan Turun dari Jendela

Lebih jauh, ia berharap tindakan tegas petugas nanti dapat memberikan pelajaran terhadap pelaku dan dapat berikan efek jera.

"Melalui tindakan hukum ini kami harap dapat memberikan efek jera kepada pelaku candaan bom. Sehingga menjadi bahan pelajaran bagi kita semua untuk tidak lagi bercanda mengenai bom. Bom bukan bahan untuk bercanda," tegas Menhub. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More