Forgot Password Register

Menko Darmin Hati-hati, Penundaan PSN Masih Dipilih

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (kanan) (Foto: Instagram/perekonomianri) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (kanan) (Foto: Instagram/perekonomianri)

Pantau.com - Pemerintah sedang berupaya menekan defisit transaksi berjalan. Salah satunya dengan menunda proyek-proyek yang menggunakan bahan impor tinggi. Terutama di proyek kelistrikan.

Kendati demikian, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, tidak menutup kemungkinan proyek lainnya akan ditunda terutama proyek yang dinilai tidak mendesak.

"Bisa juga yang lain, syaratnya dia masih persiapan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Darmin menambahkan, Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan ditunda masih dikaji secara menyeluruh. Ia menegaskan untuk proyek yang pembiayaannya telah diputuskan maka tidak akan diganggugugat. 

Baca juga: Duh, Pemerintah Pesimistis Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 2018

"Jadi ini dipilih, makanya kalau cepat-cepat susah juga, kita satu dua sudah tahu tapi nanti dulu lah, yang penting belum financial closing, kalau sudah financial closing nanti dia marah yang investasi," katanya.

Jangka waktu penundaannya katanya, tidak sama. Tergantung hasil kajian yang dilakukan. 

"Kalau perlu sampai 5 sampai 6 tahun ya 5 sampai 6 tahun, artinya tergantung kebutuhannya. Kalau di listnya ada 10 atau 12 misalnya, ini misalnya, tahun depan itu 2, tahun depannya 2, tahun depannya 3, boleh jadi 5 sampai 6 tahun," paparnya.

Baca juga: Sebut Ekonomi Global bak Avenger Infinity War, Siapa Thanos yang Dimaksud Jokowi?

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menyatakan, hingga saat ini pemerintah masih terus menggodok rencana penundaan ini. Nantinya proyek dan lama penundaan akan di umumkan langsung secara keseluruhan.

"Memang kita masih konsiolidasi mengenai itu karena harus dihitung ditundanya berapa lama. Setiap proyek itu kan enggak bisa rame-rame ditunda lima tahun," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More