Forgot Password Register

Headlines

Meskipun Mundur, Menteri Rini: Sabar, Pokoknya Juli Kita Kuasai Freeport

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika) Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan pembelian saham PT Freeport Indonesia dapat mencapai 51 persen pada akhir Juli 2018. Proses perampungan dilakuakan oleh dilakukan perusahaan plat merah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

"Jadi itu semua kita selesaikan dengan Kementerian Keuangan, dengan Kementerian ESDM, dengan Kementeria LHK, jadi sabar, pokonya target kita Juli ini selesai semuanya," ujarnya saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Baca juga: Mulai Distribusikan Beras Saset, Buwas Kena 'Semprot' Soal Sampah Plastik

Pihaknya mengaku belum mengumumkan keseluruhan secara resmi karena menunggu seluruh perjanjian terselesaikan bersama kementerian terkait.

"Udah (deal), tapi kita belum mau announced karena kita harus sama-sama. Tidak terlepas, semua perjanjian-perjanjian terselesaikan, termasuk mengenai IUPK-nya mengenai stabilisasi investasi, kan biar bagaimana kita kan akan Invest cukup besar nanti dengan underground maining (metode penambangan bawah tanah)," imbuhnya.

Baca juga: Ini Hitungan Tarif Integrasi Tol JORR Sesuai Golongan, Cekidot!

Nantinya akan dilakukan kesepakatan perjanjian join venture untuk mengatur PT Freeport Indonesia. "PTFI-nya jadi join venture. join venture agreementnya itu untuk memanage PTFI," ungkapnya.

Seperti diketahui, joint venture agreement menjadi krusial lantaran PTFI ingin sama-sama menjaga transparansi secara profesional dari kedua belah pihak. Begitu juga Pemerintah menilai joint venture dilakukan agar tidak ada intervensi dari PTFI agar benar-benar dikelola secara terbuka. Joint venture nantinya akan dilakukan antara PT Inalum (Persero) dan PT Freeport Indonesia yang ditargetkan selesai Juli 2018 ini.



Share :
Komentar :

Terkait

Read More