Forgot Password Register

Mitos atau Fakta Daging Kambing Tingkatkan Tensi Darah?

Ilustrasi (Foto: Pixabay) Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kita pasti sering mendengar bahwa mengonsumsi daging kambing bisa meningkatkan tekanan darah. Bahkan tidak jarang orang yang menderita tekanan darah rendah dianjurkan untuk mengonsumsi daging kambing.

Pada umumnya, tekanan darah rendah bisa disebabkan berbagai hal, bisa karena perdarahan, kurang minum sampai dehidrasi karena berbagai sebab, kelelahan atau kurang tidur.

Baca juga: 5 Cara Efektif untuk Mengontrol Rasa Haus Saat Puasa

Selain itu, tensi yang rendah juga dapat disebabkan karena gangguan pada jantung baik karena kelainan katup atau serangan jantung bahkan gagal jantung.,Jika tensi turun karena gangguan jantung mengonsumsi daging kambing justru akan berakibat fatal dan memperburuk keadaan. 

Selain itu, mitos lain yang beredar di masyarakat adalah 'torpedo' kambing akan meningkatkan gairah seksual atau sate kambing setengah matang menimbulkan dampak yang sama.

Testis kambing banyak mengandung testosteron, tetapi sebenarnya peningkatan gairah seksual terjadi karena multifaktor dan tidak semata-mata berhubungan dengan makanan.

Daging kambing juga daging merah lain seperti sapi mengandung lemak hewani yang biasanya mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh ini banyak mengandung LDL lemak jahat yang bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah kita. Daging kambing juga mengandung protein hewani yang dibutuhkan untuk menggantikan sel-sel yang rusak dan sebagai zat pembangun.

Baca juga: Periksa Kondisi Tangan Untuk Deteksi Penyakit Sejak Dini

Namun ketika mengonsumsi daging kambing secara berlebihan akan berdampak sembelit, dan berpotensi memperparah seseorang yang diketahui menderita penyakit asam lambung.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More