Forgot Password Register

Headlines

Modal Foto Bareng Kapolri, Rahmad Nipu Orang Miliaran Rupiah

Jumpa pers rilis kasus penipuan (Foto: Pantau.com/Rizky Aditya) Jumpa pers rilis kasus penipuan (Foto: Pantau.com/Rizky Aditya)

Pantau.com - Bermodal foto yang memperlihatkan momen kebersamaan dengan Kapolri Jendral Tito Karnavian, pria bernama Rahmad Hidayat dan tiga orang rekannya berhasil memperdaya seseorang berinial AA hingga mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.

Aksi penipuan kompolatan itu bermula saat Rahmad berjumpa dengan AA dan mengaku sebagai asisten pribadi Kapolri. Dengan silat lidahnya Rahmad mengaku dapat mempertemukan AA dengan beberapa pejabat Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Baca juga: Usut Tindakan Medis Ratna Sarumpaet, Polisi Periksa Dokter RS Bina Estetika

Tak hanya dengan silat lidah yang lihai, Rahmad mengirimkan foto kebersamaan dengan Tito Karnavian untuk lebih meyakinkannya. Sehingga, AA yang percaya dengan bukti-bukti itu pun meyakini bahwa Rahmad akan mempertemukannya dengan beberapa petinggi.

"Ada gambarnya dia (foto bersama dengan Kapolri). Jadi akhirnya korban percaya," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (9/10/2018).


Setelah AA percaya, Rahmad pun memintanya untuk berjumpa di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Pusat. Berdalih untuk memuluskan syarat-syarat yang harus dilalui untuk bertemu dengan Kapolri dan mengurus persyaratan yang akan diajukan AA kepada para petinggi. Rahmad meminta AA untuk menyerahkan sejumlah uang senilai Rp1 miliar.

Menyanggupi permintaan Rahmad, AA pun menyerahkan cek secara bertahap sebanyak tiga kali.

"Cek pertama senilai Rp150 juta, yang kedua Rp550 juta dan yang ketiga Rp350 juta. Jika di total mencapai Rp1 miliar," kata Argo.

Baca juga: Rumahnya Digeledah KPK, Bupati Malang Mundur dari Partai NasDem

Setelah menyerahkan cek-cek itu, kesepakatan yang telah dibuat pun tak pernah terealisasi. Sehingga, lantaran merasa tertipu, AA kemudian melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian.

Sementara, polisi yang mendapat laporan itu langsung menindaklanjuti hal itu. Tepat pada Senin, 8 Oktober 2018, Rahmad diringkus di rumah kontrakannya di kawasan Depok, Jawa Barat.

"Tiga tersangka lainnya yaitu, Ali, Hery, dan Vera saat ini masih dalam pengejaran," singkat Argo. 

Kini akibat perbuatannya, Rahmad harus mendekam di balik jeruji besi lantaran dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More