Forgot Password Register

Moskow Jadi Tuan Rumah Pameran Artefak yang Ditemukan di Daerah Teroris, Suriah

Moskow Jadi Tuan Rumah Pameran Artefak yang Ditemukan di Daerah Teroris, Suriah Ilustrasi bangunan bersejarah. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Suriah dan Rusia berencana untuk bersama-sama memamerkan artefak yang diperoleh dari hasil pengambil alihan artefak yang berada di daerah yang dikuasi oleh teroris Timur Tengah.

Melansir Sputnik, Kamis (11/10/2018), Kepala Departemen Museum Nasional Seni Klasik Damascus Qassim Mohammed mengatakan, mereka akan menampilkan arterak tersebut dalam sebuah pameran di Moskow.

Baca juga: Geger! Lampu Aneh Terpancar di Langit Malam Amerika, Apakah Teori UFO?

Sekitar 500 jenis benda sejarah yang ada sejak 12.000 tahun dalam sejarah Suriah, akan dipamerkan di The Recovered Treasure of Syria yang akan diadakan di Al-Assad pusat budaya dan seni di Ibukota Suriah.

Kurator pameran Mohammed mengatakan, mayoritas artefak telah diperbaiki setelah diambil oleh pekerja museum. Selain itu, Suriah Museum juga mengharapkan dukungan dari rekan-rekan yang bekerja di Hermitage Rusia Museum dan Pushkin Museum of Fine Arts dalam pemulihan benda sejarah lainnya.

Baca juga: Kerap Dibombardir Israel, Warga Palestina di Gaza Alami Krisis Kesehatan Mental

"Kami sudah mendapatkan persetujuan, setelah Rusia membantu kami mengembalikan artefak, kami akan menyelenggarakan pameran pemulihan Suriah di Moskow pada Pushkin Museum of Fine Arts," lanjut Mohammed.

Tentara Suriah telah ditugaskan untuk mencari artefak museum yang dicuri oleh teroris. Para prajurit sudah menemukan 20.000 artefak, sementara 9.000 dari artefak tersebut akan disimpan di Museum Nasional.

"Ini adalah pameran yang sangat tidak biasa, karena artefak yang ditemukan di wilayah kendali teroris. Ketika kami telah mengumpulkan sejumlah besar temuan tersebut, kami memutuskan untuk menunjukannya kepada publik," kata Mohammed.

Mohammed mencatat bahwa sebagian besar item dipulihkan di Suriah, sementara lainnya oleh spesial dilakukan di Italia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More