Forgot Password Register

MUI: Terlalu Mahal Jika Negara Dirusak oleh Pilkada

Ilustrasi Pilkada (Pantau.com / Fery Heryadi) Ilustrasi Pilkada (Pantau.com / Fery Heryadi)

Pantau.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Ma'ruf Amin menyatakan, setiap peserta Pilkada di seluruh Indonesia harus sudah siap kalah dan menang.

"Pilkada adalah sarana dalam memilih seorang pemimpin, sehingga setiap calon yang maju pada Pilkada nantinya, sudah harus siap kalah dan menang," kata Ma'ruf Amin di Pontianak, Senin (28/5/2018).

Ia menjelaskan, Pilkada adalah prinsip demokrasi, dan dalam demokrasi siapa yang menang itulah yang menjadi pemimpin, sehingga jangan sampai ada pemaksaan agar menang, dengan cara-cara kekerasan dan kegaduhan.

"Kita kan sesama bangsa dan sesama saudara, sehingga jangan sampai bersitegang hanya karena penyelenggaraan Pilkada," ungkapnya.

Baca juga: Golkar Pastikan Usung Airlangga Jadi Cawapres Jokowi

Negara ini dibangun dengan bersusah payah oleh para pejuang kemerdekaan, dan bukan hadiah dari penjajah, katanya.

Apalagi, menurut dia para pejuang telah meletakkan dasar, atau titik temu mulai dari Piagam Jakarta dan Pancasila, sehingga harus dijaga oleh semua pihak, dan jangan dirusak hanya oleh persoalan Pilkada.

"Terlalu mahal jika negara ini di rusak oleh Pilkada," katanya.

Menurut dia, saat ini Indonesia juga menghadapi ketidak santunan, seperti hoax, dan fitnah sehingga karakter bangsa menjadi rusak "Sehingga MUI telah mengeluarkan fatwa tentang hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini perlu dibangun lagi karakter, budi pekerti, dan pendidikan karakter sangat penting, dan hal itu bisa dibangun melalui pendidikan yang baik, melalui sekolah atau pun dalam pergaulan sehari-hari.

"Karena saat ini di media sosial sudah tidak ada kesantunan lagi, sehingga permasalahan adalah membangun karakter bangsa, melalui pendidikan nasehat yang baik, dan teladan yang baik tersebut," katanya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More