Pantau Flash
Kapolri Sebut Pelarangan Demonstrasi Agar Negara Tak Kecolongan
4 Hari Lagi, Yahoo Tutup Layanan Group dan Seluruh Konten
Akses Keluar Tol Slipi Arah Gatot Subroto Ditutup karena Isu Demo
IMF: Perekonomian Dunia Melambat ke Titik Terendah
Nol Prestasi, AC Milan Tekor Banyak Musim Ini

Orang Super Kaya di China Optimis Peluang Investasi Domestik

Orang Super Kaya di China Optimis Peluang Investasi Domestik Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Komunitas orang super kaya China optimis pada peluang domestik sambil mengalokasikan aset mereka. Jumlah individu dengan kekayaan bersih tinggi China (HNWI) dengan aset yang dapat diinvestasikan mencapai 10 juta yuan ($ 1,45 juta) mencapai 1,97 juta pada akhir 2018, menurut Laporan Kekayaan Privat China 2019 yang dirilis oleh konsultan global Bain & Company dan China Merchants Bank.

Mereka membual total aset yang dapat diinvestasikan senilai 61 triliun yuan, mendaftarkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 12 persen.

Baca juga: Melacak Asal-usul Simbol Dolar Amerika Serikat yang Katanya.....

Dikutip China Daily, sebanyak 23 wilayah provinsi memiliki lebih dari 20.000 HNWI lokal pada akhir 2018, sementara Guangdong, Shanghai, Beijing, Jiangsu, Zhejiang dan Shandong masing-masing memiliki lebih dari 100.000 HNWI.

Orang super kaya China mengalihkan fokus investasi mereka ke pasar domestik karena pembukaan pasar modal dan faktor-faktor lain menciptakan peluang baru, kata laporan itu.

Klien perbankan swasta mengambil alokasi aset yang lebih seimbang dan menunjukkan niat kuat untuk mencari layanan manajemen aset profesional, menurut Jennifer Zeng, yang merupakan mitra di kantor Bain & Company Hong Kong dan memimpin praktik Bain's Greater China Financial Services.

Laporan tersebut memperkirakan bahwa pasar kekayaan pribadi China akan mempertahankan pertumbuhan yang stabil pada tahun 2019, dengan total HNWI mencapai sekitar 2,2 juta dan kekayaan mereka berjumlah 68 triliun yuan, keduanya naik 11 persen dari 2018.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: