Pantau Flash
Chandra Hamzah Akan Pimpin BUMN Sektor Perbankan
Defisit APBN Melebar Mencapai 1,80 Persen di Oktober 2019
Bamsoet: Ada Tiga Partai Belum Setuju Amandemen UUD Hanya untuk GBHN
Mentan SYL Bakal Isolasi Daerah yang Terjangkit Virus Hog Cholera
Ada Transaksi Bisnis 22,63 Triliun dalam Ajang ISEF 2019

Panas (Lagi), Rusia Panggil Dubes Senior AS Soal Visa Keanggotaan PBB

Panas (Lagi), Rusia Panggil Dubes Senior AS Soal Visa Keanggotaan PBB Para pemimpin dunia dan delegasi dari 193 negara anggota menghadiri sesi Debat Umum di Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York, Amerika Serikat. (Foto: Antara/Aditya Wicaksono)

Pantau.com - Rusia memanggil diplomat senior Amerika Serikat di Moskow, guna memprotes apa yang dikatakannya sebagai penolakan Washington yang tak dapat diterima untuk memberikan visa kepada anggota delegasi Rusia yang hendak menghadiri Sidang Majelis Umum PBB.

Kremlin menjanjikan respons keras dan mengatakan Jon Huntsman, Duta Besar AS di Moskow, telah dipanggil ke Kementerian Luar Negeri, namun sejumlah Kantor Berita Rusia menyebutkan bahwa Huntsman hanya diwakilkan oleh deputinya.

Baca juga: Seram! Dukun Asal Serbia Ini Bersumpah Ingin Kudeta Putin

Moskow mengatakan 10 anggota delegasi Rusia yang akan menghadiri Majelis Umum PBB di New York belum diberikan visa oleh otoritas AS.

Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Urusan Luar Negeri Rusia, mengatakan pejabat AS mengembalikan berkas pengajuan visa dengan mengatakan terlalu dini untuk diserahkan. Tidak ada komentar langsung dari Kedutaan Besar AS.

Baca juga: Ini Dia Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS Pilihan Donald Trump

Zakharova menyatakan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, akan membahas masalah ini dengan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo di New York.

Ia menggambarkan langkah AS itu sebagai pelanggaran terhadap komitmen internasional Washington. "Ini adalah contoh penghinaan dari Amerika Serikat terhadap anggota PBB, sekaligus kegagalan untuk memenuhi kewajibannya sebagai negara tuan rumah organisasi dunia," tulis Zakharova di akun Facebook.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: