Forgot Password Register

Pemerintah Minta Kewenangan dalam RUU Terorisme, Fahri Hamzah: Itu Bahaya!

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Instagram Fahrihamzah) Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (Foto: Instagram Fahrihamzah)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut banyaknya kewenangan pemerintah yang masuk ke dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme sebagai sesuatu yang berbahaya.

"Kalau minta kewenangan lebih banyak dalam Undang-Undang itu bahaya," ujar Fahri di FX Sudirman, Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Padahal kata Fahri, DPR hingga kini sepakat menyelesaikan RUU Terorisme, tapi karena pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), dan TNI mengaku selalu menyanggah pernyataan DPR, sehingga perdebatan cukup alot, dan membuat pemerintah beberapa kali mengubah redaksional Undang-Undang.

Baca juga: Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Terbaik Indonesia

"Itu semua tergantung pemerintah, karena pemerintah kan selalu minta kewenangan lebih banyak," tuturnya.

Sementara itu, rencananya Senin, 21 Mei 2018 besok DPR akan kembali menggelar Rapat Pimpinan untuk melihat perkembangan RUU Terorisme dari panitia khusus.

"Besok itu, kami ada rapim besok jam 10.00 WIB, kita lihat aja surat dari pansus seperti apa. Kita coba akan membahas surat dari pansus itu," imbuhnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More