Pantau Flash
Kevin/Marcus Tantang Hendra/Ahsan di Final Indonesia Open 2019
Hendra/Ahsan Melangkah ke Final Indonesia Open 2019
Polisi Kembangkan Kasus Sabu Nunung hingga Luar Kota
Kongres Luar Biasa PSSI Digelar di Ancol 27 Juli 2019
Duterte Sebut HAM PBB Bodoh

Pengamat: 20 Tahun Demokrasi, Seharusnya Masyarakat Bisa Lebih Dewasa

Pengamat: 20 Tahun Demokrasi, Seharusnya Masyarakat Bisa Lebih Dewasa Ilustrasi surat suara (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

Pantau.com - Pengamat Politik dari Universitas Andalas, Syaiful Wahab mengatakan, Pemilu 2019 adalah masa 20 tahun bangsa Indonesia bereksperimen dengan sistem demokrasi. Menurut Syaiful, hal itu seharusnya membuat masyarakat sudah mulai berangsur-angsur dewasa dalam berdemokrasi.

"Untuk hidup berdemokrasi butuh proses, namun jangan sampai dengan demokrasi kita justru bercerai berai," kata Syaiful saat dihubungi.

Baca juga: IDI: Kelelahan Bukan Penyebab Utama Kematian Mendadak Petugas KPPS

Menurut dia, berbeda dalam demokrasi adalah hal biasa, dalam berdemokrasi harus disikapi dengan kepala dingin, bukan dengan kebencian dan provokasi.

"Dalam berperang saja kita harus sportif ketika musuh kita menang atau kalah, masa dengan berdemokrasi sesama saudara sendiri kita tidak sportif dan berpecah belah?", katanya.

Baca juga: Situng KPU Senin Siang: Jokowi-Ma'ruf Amin Peroleh 68 Juta Suara

Untuk itu, ia kembali mengimbau masyarakat di seluruh tanah air, untuk mengakhiri perbedaan yang menjurus pada perpecahan.

"Karena bangsa ini sudah lelah dengan perpecahan dan konflik, dan pada akhirnya tidak akan ada juga untungnya buat elite politik, apalagi buat masyarakat Indonesia," katanya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: