Pantau Flash
Fix! Donald Trump Tegaskan AS Tak Akan Berbisnis Dengan Huawei
Ada Aksi Protes Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya, Manokwari Lumpuh
Produk Indonesia Curi Perhatian di Pameran NY NOW 2019
Fakhri Husaini Evaluasi 2 Hal Usai Timnas Dikalahkan Malaysia di Semifinal
Selamat Tinggal.... Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki Stop Operasi

Pengamen Aniaya Pemulung Gara-gara Ditolak Berhubungan Badan

Pengamen Aniaya Pemulung Gara-gara Ditolak Berhubungan Badan Garis Polisi (Foto: Pantau.com/Adryan Novandia)

Pantau.com - Wanita paruh baya berinisial ELY (55) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan Umar Bakri alias Jagar (31) hingga babak belur. Motif penganiayaan itu diketahui lantaran ELY menolak saat diminta Jagar berhubungan badan.

Kejadian yang terjadi pada Selasa (12/3/2019), bermula saat keduanya berada di kolong Jembatan Fly Over Slipi, Jakarta. Kala itu, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen itu meminta kepada korban untuk berhubungan badan.

Baca juga: Sisir Lokasi Ledakan, Polisi Temukan Benda Diduga Bom Milik Abu Hamzah

"Saat berdua bertemu di lokasi, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan selayaknya suami-istri," ucap Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono saat dikonfirmasi, Rabu (13/3/2019).

Namun, korban yang tak suka dengan pelaku pun menolak permintaan itu. Mendapat penolakan, pelaku naik pitam dan akhinya menganiaya korban.

"Pelaku merayu namun ditolak, karena pelaku mendekat lalu dipukul beberapa kali menggunakan tangan dan balok," kata Lukman.

Baca juga: Istri Terduga Teroris di Sibolga Meledakkan Diri

Usai menganiaya korban, Umar Bakri langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dalam keadaan pingsan. 

Setelah beberapa saat, korban pun siuman dan langsung melaporkan tindak penganiayaan itu. Sehingga, polisi yang mendapat laporan itu langsung memburu Umar.

"Kami tangkap tersangka di sekitar lokasi pada saat yang bersangkutan sedang mengamen," singkat Lukman.

Kini, Umar Bakri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam di balik jeruji besi lantaran dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: