Forgot Password Register

Penuh Drama, Ini 5 Penembakan Massal yang Pernah Bikin AS Berduka

Penuh Drama, Ini 5 Penembakan Massal yang Pernah Bikin AS Berduka Police Line. (Foto: Flickr)

Pantau.com - 12 orang tewas saat penembakan massal yang dilakukan pria 28 tahun bernama Ia David Long di sebuah bar di daerah pinggiran Los Angeles, Thousand Oaks, California.

Berbicara California, penembakan massal itu bukan kasus kekerasan senjata pertama yang terjadi selama beberapa bulan terjadi. Sebut saja peristiwa di pusat rehabilitasi di Marin County; penembakan di klub malam di Los Angeles; perusahaan truk di East Bakersfield, insiden di kompleks perumahan San Bernardino; dan tembak-menembak antara polisi dan pelaku di trek balap kuda di San Diego.

Baca juga: Pelaku Penembakan Massal California adalah Pria 28 Tahun dengan Gangguan Jiwa Pascatrauma

Sebagai negara bagian yang paling padat (dengan perkiraan 39,54 juta penduduk pada tahun 2017), California dianggap menjadi rumah bagi pelaku kejahatan kriminal. Kendati begitu, California sebenarnya berada diperingkat ke-43 dari 50 negara bagian AS untuk kekerasan senjata api yang menyebabkan kematian.

Nih 5 penembakan massal yang pernah bikin geger California;

Penembakan di Kantor Pusat YouTube

Timah panas menghantam markas YouTube di San Bruno, pada Pada 3 April 2018. Pelaku yang didentifikasi bernama Nasim Najafi Aghdam, menembak tiga orang kala itu. Seorang dinyatakaj tewas setelah mejalani masa kritis di rumah sakit. 

Penembakan tersebut diyakini lantaran kemarahan Aghdam, setelah videonya disensor oleh laman video paling hits itu.

Insiden Rancho Tehama Reserve

Pada 13 November 2017, seorang pria bersenjata berusia 44 tahun, Kevin Janson Neal, akhirnya bunuh diri setelah dikejar polisi di Rancho Tehama Reserve. Neal dianggap dalang tewasnya enam orang warga dan membuat 18 lainnya terluka.

Dalam melakukan aksinya, Kevin dipersenjatai dengan dua senapan semi-otomatis, serta dua pistol. Parahnya, salah satu korban adalah istri dari Neal.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More