Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Pintu Misterius di Bawah Sphinx Agung Akhirnya Terungkap

Pintu Misterius di Bawah Sphinx Agung Akhirnya Terungkap Sphinx di Mesir. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Sejarawan masih menganggap ada sesuatu yang tersembunyi di bawah Sphinx Agung di Mesir. Dan sebuah prasasti kuno yang dihilangkan dari sana pada abad ke-19 dapat membantu memecahkan misteri ini.

Matt Sibson, seorang sejarawan "Arsitek Kuno", telah mengumumkan penemuan mengejutkan yang mungkin mengisyaratkan misteri kuno terkait dengan salah satu monumen paling terkenal di Mesir Kuno, Sphinx Agung Giza.

Seperti yang dijelaskan Sibson, melansir Sputnik, Selasa (12/3/2019), pada awalnya ada tiga stela yang terletak di depan Sphinx: Stela Mimpi, yang dibangun oleh King Thutmose antara tahun 1479 SM dan 1425 SM.

Baca juga: Arkeolog Mesir Temukan Batu Pasir Sphinx 30 Sebelum Masehi, Begini Penampakannya

Serta dua stelae lain yang diciptakan oleh Ramesses the Great lebih dari dua abad kemudian yang akhirnya dibawa ke museum The Louvre di Paris pada abad ke-19.

Setelah menemukan gambar salah satu dari dua stela yang hilang, dalam sebuah buku yang ditulis oleh penjelajah Howard Vyce pada tahun 1837, Sibson membuat penemuan yang mengejutkan.

"Ada Sphinx di atas platform, dengan Rameses the Great di sebelahnya dan memberikan persembahan. Sphinx duduk di atas apa yang tampak seperti pintu. Di Dream Stele, ada juga pintu di bawah Sphinx yang mendukungnya," kata dia kepada Daily Star.

Baca juga: Mesir Buka Bandara Baru Bernama Sphinx Internasional di Dekat Piramida Giza

Dia juga mencatat bahwa Howard mengklaim dalam bukunya bahwa ekskavator menemukan pintu di bawah Sphinx.

"Apa yang diperlihatkan yang lain? Itu perlu dianalisis ulang dan dihidupkan kembali. Ini bisa memberi lebih banyak cahaya di ambang pintu," kata Sibson. "Saya pikir ada sesuatu di bawah sana, ada banyak terowongan di bawah dataran tinggi Giza," pungkasnya.


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: