Forgot Password Register

Headlines

Pro Kontra Kartu Nikah Pengganti Buku Nikah, Efektif atau Pemborosan?

Pro Kontra Kartu Nikah Pengganti Buku Nikah, Efektif atau Pemborosan? Kartu Nikah (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com Kementerian Agama secara resmi meluncurkan kebijakan kartu nikah untuk mengganti buku nikah yang selama ini digunakan masyarakat Indonesia, November 2018. Namun hal ini masih menuai pro dan kontra. 

Menteri Agama Lukman Saifuddin menjelaskan, kartu nikah dinilainya lebih mudah disimpan sebagai dokumen administrasi dibanding buku nikah. Selain itu, menurutnya, hal tersebut memudahkan masyarakat jika ingin mendaftarkan sesuatu yang diperlukan dalam catatan pernikahan.

Kebijakan pemerintah dalam hal ini Kemenag, rupanya menuai pro dan kontra dari Komisi VIII di DPR RI. 

Baca juga: Pantau Video: Ratusan Buku Nikah Dibawa Kabur Maling, Kelakuan Siapa Nih?

Salah satu yang mendukung berasal dari Wakil Ketua Komisi VIII di DPR RI dari Fraksi Golkar, Ace Hasan Syadzily. Ace mengatakan, kebijakan tersebut harus disambut baik oleh masyarakat. Sebab menurutnya, langkah itu dinilainya sebagai upaya pemerintah meringankan pelayanan untuk masyarakat.

"Adanya kartu nikah tersebut sebagai upaya meringankan pelayanan kepada masyarakat saya kira patut disambut positif. Karena kan bagaimanapun kita tau bahwa kebutuhan akan bukti nikah itu memang kerap kali ditanyakan oleh pelayanan-pelayanan yang lain," ujar Ace saat dihubungi, Senin (12/11/2018).

Ia menilai kebijakan tersebut tak usah lagi diperdebatkan sebab kebijakan tersebut dinilainya sangat pro kepada rakyat sekarang ini.

"Misalnya seperti ketika untuk modal pinjaman perbankan kan selalu ditanya apakah sudah menikah atau belum. kemudian ada buku nikahnya apa enggak. Demikian juga pelayanan paspor, dan kebutuhan kebutuhan lain. Jadi menurut saya itu bisa dibuktikan dengan kartu nikah," tuturnya

"Bentuknya juga bisa lebih efisien, bisa dibawa kemana-mana dan saya kira itu sesuatu yang wajar saja," lanjutnya.


Peluncuran kartu nikah bersama Menteri Agama Lukman Hakim (Foto: Kemenag)

Share :
Komentar :

Terkait

Read More