Pantau Flash
Intake Manifold Plastik Diketahui Meleleh, Volvo Tarik 507.353 Kendaraan
Bima Sakti Tetapkan 23 Pemain Isi Skuad Garuda Asia di Piala AFF U-15
BNPB Sebut Tujuh Provinsi Ini Terdampak Kekeringan
KPK Benarkan Pemprov Papua Belum Berhentikan ASN Terlibat Korupsi
Atletik Juara Umum ASEAN Schools Games 2019

RI Kembangkan Industri Syariah via e-Commerce? Begini Penjelasannya!

RI Kembangkan Industri Syariah via e-Commerce? Begini Penjelasannya! Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Komisi Nasional Keuangan Syariah (KNKS) melakukan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan berbagai lembaga yang mendukung pengembangan ekonomi syariah Indonesia.

Salah satu agenda nota kesepahaman tersebut ialah 'Pengembangan Marketplace Halal dan Produk Keuangan Syariah Melalui Platform Digital  Marketplace' yang ditandatangani dua Unicorn Indonesia, yaitu Bukalapak dan Tokopedia.

"KNKS bersama Bukalapak dan Tokopedia berkomitmen mewujudkan konsep marketplace yang dapat mengakomodasi kebutuhan umat muslim di Indonesia. Pengguna dapat lebih mudah mencari dan mengidentifikasi produk-produk dengan nomor sertifikasi halal," ujar Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS Afdhal Aliasar dalam jumpa pers yang digelar di gedung Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Target Indonesia Jadi Produsen Industri Halal Terbesar Tahun 2024

Selain itu kata dia, nantinya pengguna juga dapat lebih mudah untuk melakukan investasi pada instrumen syariah seperti reksadana syariah melalui platform e-commerce.

"KNKS ingin bersama-sama membangun ekosistem e-commerce yang mendukung penjualan produk-produk halal melalui platform digital marketplace," paparnya.

Hal tersebut, dimulai dengan mengajak marketplace yang sudah ada saat ini, yaitu Bukalapak dan Tokopedia untuk menghadirkan produk-produk halal dan produk keuangan syariah di masing-masing e-commerce. 

Baca juga: LinkAja Syariah Diluncurkan Agustus 2019, Saingan Fintech Anti Riba?

"Diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi pemain e-commerce yang turut bergabung dalam ekosistem ini," katanya. 

Acara ini juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Agama, Menteri BUMN, Menteri KUKM, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Ketua Dewan Komisioner LPS, Ketua Umum MUI, dan Direktur Eksekutif KNKS beserta jajarannya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: