Forgot Password Register

Saat Cak Imin 'Keukeuh' Ingin Jadi Cawapres Jokowi di Depan Airlangga

Saat Cak Imin 'Keukeuh' Ingin Jadi Cawapres Jokowi di Depan Airlangga Pertemuan Muhaimin Iskandar dan Airlangga Hartarto (Foto: Pantau.com/Ammad)

Pantau.com - Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto melakukan pertemuan di Rumah Dinas Menteri Perindustrian di Jalan Widya Chandra 3, Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Muhaimin hadir tepat pukul 21.30 WIb dan langsung disambut oleh Airlangga. Keduanya terlihat akrab serta berpelukan. Airlangga mengaku pertemuan ini untuk membangun komunikasi yang lebih intens antara partai koalisi pendukung Joko Widodo.

"Sama-sama mendukung Pak Jokowi, dari pertemuan ini tinggal diformulasikan saja, tapi Golkar tidak pernah mendesak partai lain untuk segera deklarasi," ujar Airlangga.

Baca juga: Presiden Jokowi Telah Kantongi Tiga Nama Cawapres Potensial

Mendengar jawaban Airlangga, wajah Muhaimin sontak terlihat senang. 

"Enaknya Golkar di situ, dari dulu suka Golkar di situ," ujar Muhaimin. 

Usai pertemuan itu, Muhaimin sempat berkelakar jika PKB dukung Jokowi dengan dirinya yang akan menjadi wakil.

Muhaimin Iskandar dan Airlangga Hartarto (Foto: Pantau.com/Ammad)

"Enggak ada dukungan tanpa syarat, PKB dukung Jokowi, wakilnya Muhaimin Iskandar," ujar Muhaimin tegas disamping Airlangga Hartanto.  

Airlangga sendiri menghormati keinginan Muhaimin. Ia tetap berharap PKB yang dipimpin Muhaimin ini tetap memiliki posisi yang sama seperti Golkar. 

"Posisi PKB dan Golkar kira-kira sama mendukung Pak Jokowi," tutur Airlangga. 

Baca juga: PDIP Benarkan Gatot Nurmantyo Pernah Bertemu Megawati

Muhaimin pun langsung menimpali jawaban Airlangga. 

"Ya mendukung Pak Jokowi sebagai Presiden dan Wakil Presidennya Muhaimin Iskandar," celetuknya yang disambut tawa wartawan. 

Lebih lanjut, Airlangga tetap menegaskan bahwa pertemuan ini tidak berhenti saat ini, tetap akan melakukan komunikasi politik karena masih ada waktu 11 bulan. 

"Ya masih ada waktu, komunikasi politik tidak dilakukan selama 2 jam saja," ujar Airlangga. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More