Pantau Flash
Akibat Demo Catalan, Partai El Clasico Diundur
Mahathir Mohamad Dipastikan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf
Nasihati Anak Muda, Jack Ma: Kebanyakan Orang Pintar Ingin Menang
KPK Geledah Kantor Dinas PU Medan
Sainsbury Akan Stop Berjualan Kembang Api

Soal Perlindungan Saksi, Tim Hukum 02: Itu Bukan Penggiring Opini!

Soal Perlindungan Saksi, Tim Hukum 02: Itu Bukan Penggiring Opini! Nicholay Aprilindo (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Tim Hukum Prabowo-Sandi menegaskan bahwa permintaan perlindungan terhadap saksi-saksi yang diajukan oleh pihaknya bukan merupakan penciptaan narasi atau penggiringan opini semata.

Pernyataan tersebut untuk menanggapi pernyataan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) sekaligus tim hukum Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani yang menyebut kubu 02 tengah berupaya menggiring opini publik.

"Enggak ada bukan narasi. Enggak ada kita penggiringan opini," ujar Tim Hukum Prabowo-Sandi, Nicholay Aprilindo di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019).

Baca juga: Faldo Maldini Sebut Prabowo Tak Akan Menang di MK, Ini Kata BPN

Nicholay meminta pihak paslon 01 berpikir sebelum mengeluarkan pernyataan. Sebab soal ancaman keselamatan itu bisa terjadi pada pihak 01.

"Jadi kalau menepuk air di dulang itu keciprat muka sendiri. Bercermin lah mereka. Bercermin lah. Pada saat menghadapi SBY tahun 2009 bercermin lah dari situ. Jadi kita bukan membangun narasi justru kita mencegah dini. Justru kita mencegah dini supaya tidak terjadi. Wajar kita mencegah dini kan. Bukan membangun narasi. Karena kita tahu semua ini Indonesia demokrasi nya baru belajar. Saya kira itu," tandasnya.

Baca juga: Wasekjen PAN Faldo Maldini Rilis Video Prabowo Tak Akan Menang di MK

Sebelumnya diberitakan, Arsul menyebut bahwa pihak paslon 02 hanya membangun opini publik terkait kekhawatirannya terhadap keselamatan para saksinya.

"Salah satu yang harus kita kagumi dari tim hukum 02 adalah ikhtiar menciptakan narasi atau opini publik, apakah faktanya demikian kan belum jelas," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: