Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Stop! Jangan Tidur Terlalu Larut Jika Tak Ingin Gemuk

Stop! Jangan Tidur Terlalu Larut Jika Tak Ingin Gemuk Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kamu  yang gemar tidur larut malam sebaiknya segera mengubvah kebiasaan buruk itu kalau tidak ingin tubuh menjadi gemuk.

Naca juga:Anak Tak Suka Konsumsi Sayur dan Buah? Jangan Dibiarkan Bisa Obesitas!

Dokter sekaligus CEO RS Pondok Indah Group, dr Yanwar Hadiyanto, MARS mengatakan tidur larut cenderung menyediakan ruang bagi kami untuk makan lagi setelah makan malam.

"Tidur malam bahaya. Kalau enggak mau tambahan kalori, tidur lebih awal, Kalu tidur malam pasti nambah makan," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Kebiasaan makan malam larut salah satunya dilakukan Muhammad Naufal Abdillan (23). terutama kala stres melanda, dia mengaku tak segan mengonsumsi tiga porsi nasi goreng, belum lagi makanan lain seperti mi instan. Perlahan bobotnya mencapai 239 kilogram.

"Saya enggak mikirin badan gede, yang penting bisa main futsal. selepas SD saya masuk pesantren. Saat stres, pelampiasannya ke makanan. Mi instan. malam-malam makan nasi goreng tiga porsi," kata dia.

Sementara itu, peneliti dari Northwestern University dalam jurnal Obesity, seperti dilansir WebMD menemukan bahwa makan di malam hari menyebabkan kenaikan berat badan dua kali lipat.

Buku-buku diet, ahli, diet dan bahkan Oprah merekomendsika untuk tidak makan setelah makan malam, Selain camilan kecil dnegan kalori terbatas, karena sangat mudah untuk kamu," mengosnusmi lebig

Baca juga: Jangan Salah, Mengonsumsi Buah Bisa Membuat Kadar Gula Naik Lho!

Orang-orang makan di malam hari karena berbagai alasan yang seringkali tidak ada hubungannya dengan rasa lapar, mulai dari rasa ingin hingga mengatasi kebosanan atau stres. Camilan setelah makan malam pun cenderung tidak bisa dikendalikan.

Pilihan makanannya pun sebagian besar mengandung kalori tinggi seperti keripik, kue dan permen, yang dimakan sambil duduk di depan televuisi komputer,

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: