Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Sudan Undang Pemimpin Afrika Dalam Perundingan Perdamaian Afrika Tengah

Sudan Undang Pemimpin Afrika Dalam Perundingan Perdamaian Afrika Tengah Presiden Sudan Selatan Salva Kiir. (Foto: Reuters/Jok Solomun)

Pantau.com - Pemerintah Sudan menyatakan telah mengundang para pemimpin Afrika untuk menghadiri pertemuan pembukaan perundingan perdamaian antara opisisi dan pemerintah di Republik Afrika Tengah (CAR).

Perundingan perdamaian tersebut dijadwalkan pada pertengahan November di Ibu Kota Sudan, Khartoum, kata Pusat Media Sudan.

"Gagasan Khartoum untuk mewujudkan perdamaian dan perunjukan kembali di CAR telah diterima baik oleh masyarakat internasional dan mendapat dukungan besar dari Uni Afrika," kata Menteri Penerangan Sudan dan Juru Bicara Pemerintah Bushara Juma'a Aror pada Kamis (8/11/2018).

Baca juga: Presiden Sudan Salva Kiir: Perang Saudara di Sudan Akan Berakhir

Sebelumnya, pada Agustus, Khartoum menjadi tuan rumah perundingan antara kelompok oposisi bersenjata, yakni Selaka dengan kelompok milisi Anti Balaka yang bergagasan Rusia, dan proses Presiden Sudan Omar Al Bashir.

Pembicaraan tersebut diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman, yang mengharuskan pembentukan satu badan bagi perdamaian dengan tujuan mencela kekerasan dan ekstremisme, mengakhiri permusuhan, dan mengizinkan gerakan bebas warga, serta perdagangan antar negara tetangga.

Sejak 2013, CAR telah menderita akibat konflik agama serta etnik oleh kelompok bersenjata Seleka yang merebut kekuasaan. Konflik tersebut mengakibatkan operasi pembalasan oleh kelompok milisi Anti Balaka.

Baca juga: Pemerintah Sudan Terima Upaya Perdamaian di Wilayah Perbatasan

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Internasional

Berita Terkait: