Pantau Flash
Jelang Setahun Gempa Sulteng, 216 Narapidana Belum Kembali
Lampu Tenaga Surya akan Terangi Wilayah Terpencil di Kalimantan Barat
Gelandang Persib: Tolong Hentikan Kekerasan Pada Sepakbola
Tundukkan Wakil China, Della/Rizki Juara Vietnam Open 2019
Persija Jakarta Taklukkan PSIS Semarang dengan Skor 2-1

Ini Kata Jokowi Soal Sidang Perdana Gugatan Hasil Pilpres di MK

Headline
Ini Kata Jokowi Soal Sidang Perdana Gugatan Hasil Pilpres di MK Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan saat wawancara khusus di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa semua proses hukum harus dihargai dan dihormati merespon dimulainya persidangan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) dalam sidang pleno di Gedung MK, Jakarta.

Jokowi saat meninjau proyek revitalisasi Pasar Sukawati di Gianyar, Bali, Jumat (14/6/2019) mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Ya proses hukum harus kita hargai, harus kita hormati,” kata Jokowi.

Baca juga: MK Gelar Sidang Perdana, Ini Profil 9 Hakim Pemutus Sengketa Pilpres

Sidang dengan pemohon dalam perkara itu adalah pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dianggapnya sebagai langkah hukum yang sesuai dengan konstitusi. Dengan begitu proses dan tahapannya yang akan berlangsung secara terbuka dalam waktu 14 hari itu harus dihormati.

Jokowi tidak ingin proses hukum yang sesuai dengan konstitusi tersebut dinodai dengan manuver yang tidak baik. Oleh karena itu, ia berharap agar proses persidangan dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala hingga putusan diambil dalam 14 hari ke depan.

Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman mengetuk palu tanda dimulainya persidangan perkara PHPU dalam sidang pleno di Gedung MK, Jakarta, Jumat, 14 Juni.

Baca juga: Bacakan Gugatan di Sidang, BW Klaim Prabowo-Sandi Unggul 52 Persen


Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional

Berita Terkait: