Forgot Password Register

Tatap Olimpiade 2020 Tokyo, FPTI Upayakan Ikuti Semua Seri World Cup 2018

Tatap Olimpiade 2020 Tokyo, FPTI Upayakan Ikuti Semua Seri World Cup 2018 Panjat Tebing Indonesia. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia berhasil membuat pretasi mentereng di Asian Games 2018 lalu. Para atlet Indonesia menempati peringkat 10 besar dunia, hingga Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) akan upayakan semua seri World Cup akan diikuti untuk menambah poin mengikuti Olimpiade 2020.

Sebelumnya para atlet Indonesia mendapatkan undangan khusus mengikuti kompetisi panjang tebing Internasioan Climbing Series: China Open 2018 yang berlangsung di Guangzhou pada 16-18 November 2018.

Lima atlet yang mengikuti kompetisi tersebut, diantaranya Aries Susanti Rahayu, Puji Lestari, Agustustina Sari, Aspar Jaelolo, dan Alfian M Fajri. Namun sangat disayangkan hanya Aspar yang berhasil membawa pulang medali perak, yang lainnya hanya harus puas masuk empat besar, dan beberapa diantaranya juga yang tidak mampu masuk empat besar, karena dinilai performannya menurun.

Usai dari pulang dari China Open 2018 para atlet akan disiapkan untuk Olimpiade dengan mengikuti seri World Cup dan prakualifikasi Olimpiade. Ketua II FPTI Bidang Kompetisi dan Bidang Prestasi, Pristiawan Buntoro, mengatakan bahwa akan mengupayakan para atletnya untuk mengikuti semua yang ada dalam tiap turnamen.

Baca Juga: Panjat Tebing Siapkan Atlet Pelapis di SEA Games 2019 

"Dalam rangka persiapan Olimpic dengan fokus utama kita akan mengikuti seri World Cup 2019. (Yang diikuti) yang seri World Cup dengan akan diupayakan semua dan pra kualifikasi Olympic yang akan kita ikuti," ujar Priwtiawan saat dihubungi Pantau.com, Rabu (21/11/2018).

Pris -sapaan akrab Pristiawan Buntoro- menjelaskan bahwa saat ini para atlet disiapkan untuk mengikuti semua seri World Cup dengan tujuan untuk bisa masuk peringkat lima besar. Hal itu ia katakan untuk bisa membuat Indonesia bisa memberi tambahan atlet yang akan ikut berlaga. Karena jika berhasil berdiri di peringkat lima, ada tambahan untuk satu atlet putra dan satu atlet putri.

"Untuk kuota Olympic diperebutkan di single event yaitu pra Olympiade di Prancis bulan September. Kita mengejar rangking dunia di seri World Cup agar masuk lima besar agar kuota negara untuk ikut pra Olympic bisa menambah," tambahnya.

"Sedangkan untuk reguler sendiri masing-masing setiap negara hanya dapat kuota untuk ikut pra Olympic dengan dua putra, dua putri. Maka jika misal Aries dan Aspar ada diperingkat lima besar dunia, maka Indonesia akan mampu mendapatkan tiga putra dan tiga putri," tuntasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More