Pantau Flash
ESDM: Kontrak Blok Corridor Diteken Gunakan Skema Gross Split
Seorang Ekstremis Selandia Baru Rencanakan Pembunuhan PM Jacinda Ardern
Jumlah Pelamar CPNS 2019 Diprediksi 5,5 Juta
PBSI Targetkan Juara Umum SEA Games 2019
Imbauan MUI Jatim ke Pejabat Muslim Tak Ucapkan Salam Lintas Agama Disorot

Tenang Sobat... Cuma Plastik Jenis Ini yang Dikenakan Bea Cukai

Tenang Sobat... Cuma Plastik Jenis Ini yang Dikenakan Bea Cukai Ilustrasi palstik. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai, Nirwala Dwi Hariyanto memastikan tak semua jenis plastik dikenai pajak. Hal ini menyusul dampak negatif yang terjadi akibat sampah plastik.

"Jadi tidak semua yang memenuhi kriteria barang kena cukai dikenai cukai. Plastik juga, tidak semua jenis plastik itu dikenai," ujarnya saat diskusi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Ia menambahkan, kantong belanja plastik menjadi salah satu yang paling diusulkan. Sebab hampir seluruh industri menggunakan plastik ini. Namun kata dia, penerapan cukai nya akan tergantung pada beberapa jenis tertentu.

"Tadi, kenapa yang diusulkan kantong belanja plastik. Karena hampir semua industri menggunakan plastik. Tidak ada yang tidak menggunakan. Misalnya, otomotif bahkan untuk bungkus jok biar kelihatan baru itu pakai plastik. Jadi yang dikenakan itu jenis plastik tertentu," katanya. 

Baca juga: Millennials Didesak Punya Properti, Kebijakan Pemerintah Sudah Berpihak?

"Di industri misalnya juga hampir semua industri menggunakan ethyl alkohol (bahan baku alkohol). Jadi mekanisme pungutan cukai itu ada yang dipungut, ada yang tidak dipungut, ada yang dibebaskan," katanya. 

Dalam hal ini misalnya, pabrik mie instan. Karena karakteristiknya instan, menurutnya tidak mungkin menggunakan bahan yang mudah rusak. 

"Karakteristik ini tidak mungkin kena. Ketiga, dibebaskan. Misalnya memang yang end productnya industri plastik nah itu yang memang tugasnya membutuhkn pastik," paparnya. 

"Berdasarkan pembicaraan dengan panitia antar kementerian untuk menyusun RPP, itu yang jelas kantong plastik belanja yang ketebalannya di bawah 75 mikron. Itu yang (dikenai cukai) paling, sementara ini," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: