Forgot Password Register

Terjebak saat Kebakaran Ruko di Makassar, Ayah dan Anak Tewas Terpanggang

Ilustrasi kebakaran. (Pantau.com/Fery Heryadi) Ilustrasi kebakaran. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Kebakaran Rumah Toko (Ruko) di Jalan Andalas, Kelurahan Bontoala Tua, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/9/2018), menewaskan dua orang.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang terjebak di dalam rukonya dan tewas terbakar masing-masing Danu Yudi Pramono (52) ayah, dan anak bungsunya Vita (15) yang diketahui masih duduk di bangku SMP.

Baca juga: Kerugian Kebakaran RS PGI Cikini Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Sementara istri dari Danu bernama Anny selamat, setelah dirinya menyelamatkan diri dengan melompat dari Ruko Agung Jaya berlantai tiga tersebut saat si jago merah melalapnya. Namun ia mengalami luka patah kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Bagian Operasi Pemadam Kebakaran Makassar, Hasanuddin, mengatakan kedua korban tidak bisa lagi menyelamatkan diri karena terjebak di dalam saat terjadi peristiwa itu pada pukul 02.00 WITA.

Api berhasil dipadamkan setelah 11 unit mobil Damkar Kota Makassar di terjunkan ke lokasi kejadian. Saat pemadaman petugas sedikit kesulitan karena banyak jeruji besi terpasang di dalam Ruko nahas itu. "Banyak jeruji besi terpaksa kami potong, pintunya juga menggunakan jeruji besi, begitupun di lantai dua masih ada teralis besi," jelasnya.

Usai pemadaman selama satu jam lebih, kedua jasad korban ditemukan berada di lantai dua. Selanjutnya korban tewas dievakuasi petugas dan langsung di bawa ke RS Bayangkara untuk di visum lebih lanjut.

Baca juga: Memprihatinkan, Kebakaran Hutan di Kalsel Lebih dari 1000 Hektar

Ketua RW setempat, Rahmat menuturkan, peristiwa itu pertama kali diketahui anak muda yang nongkrong di sekitar lokasi melihat api mulai membesar kemudian memanggilnya untuk memyampaikan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran dan polisi.

"Anak-anak yang nongkrong lihat kejadiannya, langsung ke rumah membangunkan saya, ada kebakaran pak katanya. Setelah itu langsung saya ke lokasi, tapi api sudah membesar, lalu telepon polisi dan pemadam," terangnya.

Hingga saat ini petugas Labfor Polda Sulsel masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara untuk mencari penyebab utama kebakaran, sebab belum diketahui apa penyebab sampai terjadinya kebakaran itu.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More