Pantau Flash
PSG Tolak Tawaran Barcelona untuk Neymar
Amnesty International Desak Presiden Jokowi Ambil Alih Kasus Novel
BPPT: Gempa Megathrust Magnitudo 8,8 Berpotensi di Selatan Pulau Jawa
Wadah Pegawai KPK Kecewa dengan Hasil Investigasi TPF Kasus Novel
Penyuap Romahurmuziy Dituntut 3 Tahun Penjara dan Ditolak Jadi JC

Tim Hukum KPU Ambil Foto Alat Bukti 02 Tanpa Izin, BW: Get Out!

Headline
Tim Hukum KPU Ambil Foto Alat Bukti 02 Tanpa Izin, BW: Get Out! Hakim MK menunjukan sebagian bukti pihak pemohon yang belum bisa diverifikasi (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Pantau.com - Ketua tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) sempat terlihat meninggalkan ruang sidang saat sidang sengketa perselisihan hasil pilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) masih berlangsung.

Berdasarakan pengamatan Pantau.com di lokasi sekitar pukul 10.18 Bambang terlihat berada di lantai 1 Gedung MK. BW terlihat berada di lantai 1 Gedung MK dengan tim hukum Prabowo-Sandi lainnya menangani alat bukti juga ada di sana. Tampak mereka sangat serius berdiskusi.

Baca juga: MK Belum Bisa Verifikasi Alat Bukti 02 Terkait Sidang karena Hal Ini

BW terlihat mendatangi salah satu meja panitera penerima berkas di lantai 1 tersebut. Sejumlah alat bukti juga dibawa oleh kubu 02 saat mendatangi meja. Tak berapa lama, BW dan pihaknya terlibat cekcok dengan seseorang yang sejak tadi ada dalam rombongan tim, saat sedang menyerahkan sejumlah alat bukti.

“Ini sudah dapat izin belum kok foto-foto?” tanya Bambang kepada seseorang di lokasi.

Ia mengaku heran dari mana orang yang mengikuti rombongannya mengurus alat bukti di lantai 1 tersebut. BW yang curiga dengan orang yang mengikutinya tersebut lalu memanggil petugas MK yang berjaga.

Please get out. Don’t against the law,” tegas BW.

Awak media kemudian menanyakan, apa penyebab cecok yang terjadi antara BW dengan orang yang dicurigainya. Ternyata menurut BW orang tersebut adalah salah satu tim lawyer termohon dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut BW, KPU memang telah meminta izin kepada pihaknya untuk melihat alat bukti yang berada di luar area  garis merah tempat pendaftaran gugatan yakni di depan ruang penerimaan perkara konstitusi.

“Ini penyeludupan. Itu melanggar hukum. Tadi saya tanya, anda siapa? Enggak ngaku. Enggak ngaku. Saya lihat ID ternyata kuasa hukum dari termohon. Kuasa hukum KPU sebutnya. Maksud saya kalau mau foto di luar situ,” katanya.

“Ini loading, ini adalah barang bukti kami. Kok tiba-tiba ada penyusup masuk,” sambungnya.

Baca juga: Kubu 02 Tarik Sejumlah Alat Bukti dalam Sidang MK

Mantan pimpinan KPK ini mengaku, menyayangkan sikap lawyer dari pihak termohon dalam hal ini KPU karena mengambil gambar barang bukti tanpa seizin pihak 02.

“Maksud saya kelakuan lawyer itu bukan sekedar profesional tapi juga etika. Karena ada dasar spirituatis demokratis, kalau ada layer yang melakukan hal-hal yang tidak bermoral dan potensial tidak bermoral itu bisa berbahaya. Sayang KPU punya lawyer yang seperti itu, sayang banget. Itu menjatuhkan institusi KPU. Mudah-mudahan ini tidak berlanjut lagi,” tandasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: