Pantau Flash
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014
Anies Pastikan Pemprov DKI Lepas Saham di Perusahaan Bir Tahun Depan
Pemindahan Ibu Kota, Sri Mulyani: Kami Tidak Masukkan ke RAPBN 2020
Dua Kali Tertinggal, Madura United Tahan Imbang Persija 2-2
Zakir Naik Dipanggil Polisi Malaysia Terkait Berita Hoax dan China

Usulan 10 Pimpinan MPR, Mardani PKS: Lebih Baik Miskin Struktur Kaya Fungsi

Usulan 10 Pimpinan MPR, Mardani PKS: Lebih Baik Miskin Struktur Kaya Fungsi Mardani Ali Sera (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menilai usulan terkait penambahan formasi pimpinan MPR RI menjadi 10 kursi bukan ide yang baik bagi publik. Pasalnya, kata dia, hal itu akan memakan anggaran yang besar. 

"Musyawarah mufakat baik, tapi ide 10 itu, 9+1 saya melihat bukan ide yang patut bagi publik, karena anggaran keuangan negaranya besar," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Baca Juga: PAN Usul Kursi Pimpinan MPR Diisi 9 Fraksi dan 1 DPD

Mardani menambahkan, lebih baik menggunakan struktur yang ramping dan sedikit anggaran. 

"Kita lagi sibuk reformasi birokrasi kita justru memperbesar posturnya. Reformasi birokrasi itu miskin struktur, kaya fungsi. Jadi kalau 10 kebanyakan, PKS sih senang bisa masuk tapi saya nggak mikir PKS-nya tapi mikir kasian," tandasnya.

Baca Juga: Golkar Sebut Usulan 10 Pimpinan MPR Tidak Efektif!

Sebelumnya diberitakan, Wakil Sektaris Jenderal PAN (PAN), Saleh Partaonan Daulay mengusulkan, agar pemilihan pimpinan MPR ke depan dilakukan secara musyawarah dan mufakat di mana semua kelompok fraksi dan DPD terwakili dalam pimpinan.

Untuk itu, Saleh mengusulkan ke depan komposisi pimpinan MPR menjadi 10 pimpinan. Di mana nanti dari 10 kursi itu akan diisi oleh 9 fraksi dan 1 kelompok DPD.

"Awal periode ini kan pimpinan MPR 5 orang. Setelah beberapa saat, diubah menjadi 8 orang. Tentu sangat baik jika pimpinan yang akan datang disempurnakan menjadi 10 orang dengan rincian 9 mewakili fraksi-fraksi dan 1 mewakili kelompok DPD. Soal siapa ketuanya, bisa dimusyawarahkan untuk mencapai mufakat,” kata Saleh dalam keterangan tertulisnya yang diterima Pantau.com, Senin (12/8/2019).

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: